Jakarta, BERITA UIN Online— UIN Jakarta menjadi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) paling diminati calon mahasiswa baru yang mendaftar melalui jalur Seleksi Prestasi Akademik Nasional (SPAN) PTKIN. Dari 30 prodi yang ditawarkan, Prodi Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) menjadi prodi terfavorit.

Demikian disampaikan Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Pendis) Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Phil H. Kamaruddin Amin MA, dalam Konferensi Pers Kelulusan SPAN PTKIN di Kantor Kementerian Agama RI, Jakarta, Senin (30/4/2018). Kamaruddin menuturkan, total pendaftar masuk UIN Jakarta melalui jalur ini mencapai 23.600 orang, sedang jumlah diterima hanya 1.899 calon mahasiswa. “Ini menjadikan UIN Jakarta sebagai PTKIN terbanyak jumlah peminatnya,” tandasnya.

Kamaruddin menambahkan, UIN Jakarta menjadi perguruan tinggi dengan jumlah pendaftar terbanyak karena sejumlah PTKIN lain hanya mencatatkan jumlah pendaftar jauh di bawah UIN Jakarta. UIN Sunan Kalijaga misalnya hanya meraup jumlah pendaftar 19.265 orang dengan jumlah diterima 1.105 orang mahasiswa.

Selanjutnya di posisi ketiga, ditempati UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Kampus yang berlokasi di Kecamatan Cibiru, Bandung, ini hanya meraih 17.515 pendaftar dengan jumlah calon mahasiswa diterima 1.835 orang.

Lebih jauh, Kamaruddin menuturkan, jumlah pendaftar yang dinyatakan lolos seleksi masuk PTKIN melalui jalur SPAN PTKIN tahun ini mencapai 88.783 calon mahasiswa. Sedang total pendaftar SPAN PTKIN sendiri mencapai 218.449 siswa. Ke-88.783 orang siswa yang dinyatakan lolos seleksi berasal dari 6.432 sekolah/madrasah se-Indonesia.  “Sesuai kuota, total ada 88.783 calon mahasiswa baru yang dinyatakan lulus pada SPAN-PTKIN 2018,” terangnya.

Kamaruddin menambahkan, seleksi masuk PTKIN melalui jalur SPAN PTKIN sangat ketat. Rasio calon mahasiswa baru yang diterima dengan pendaftar adalah satu banding tiga. Bahkan untuk mengakomodir tingginya minat kuliah melalui jalur ini, panitia juga memperbesar kuota hingga 88.783 orang dari semula 70.336 orang.

Sementara itu, jumlah pendaftar SPAN PTKIN tahun ini juga melonjak signifikan dibanding tahun sebelumnya. Tahun ini, total pendaftar SPAN PTKIN mencapai 218.449 siswa, naik signikan dari 157.039 siswa pada 2017, 129.327 siswa pada 2016, dan 101.787 siswa pada 2015.

Keuangan Syariah Jadi Favorit

Lebih jauh, Kamaruddin mengungkapkan, prodi paling diminati pada SPAN PTKIN adalah prodi berbasis keuangan dan perbankan syariah, yakni Prodi Perbankan Syariah, Prodi Ekonomi Syariah, dan Manajemen Keuangan Syariah. “Perbankan Syariah UIN Jakarta menjadi prodi pilihan terfavorit. Total ada 11.326 peminat dan hanya menerima 56 siswa,” katanya.

Selanjutnya, Prodi Perbankan Syariah UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dengan total 10.523 peminat dan jumlah diterima hanya 60 siswa. Lalu, Prodi Ekonomi Syariah UIN Jakarta sebanyak total 9.618 peminat dan hanya diterima 55 siswa.

Posisi selanjutnya ditempati Prodi Perbankan Syariah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dengan jumlah peminat 9.151 orang dan hanya diterima 85 siswa. Selanjutnya disusul oleh Prodi Manajemen Keuangan Syariah UIN Sunan Gunung Djati Bandung dengan jumlah peminat 8.625 orang dan hanya diterima 92 siswa.

Rencananya,  kelulusan SPAN PTKIN ini secara resmi akan diumumkan pada 1 Mei 2018 pukul 07.00 WIB melalui website Panitia Pusat SPAN-PTKIN www.span-ptkin.ac.id. Pengumuman juga akan diumumkan melalui website seluruh PTKIN, termasuk www.uinjky.ac.id.

Kamaruddin menambahkan, peserta yang belum lulus melalui jalur SPAN masih dapat bersaing kembali pada Ujian Masuk PTKIN (UM-PTKIN). Pendaftaran UM-PTKIN telah dibuka 12 April dan akan berakhir 8 Mei 2018 mendatang. Pendaftaran dapat diakses melalui website www.um-ptkin.ac.id. Ujian UM-PTKIN akan digelar pada 22 Mei 2018 dengan paper based test dan computer based test sedang hasilnya akan diumumkan pada 10 Juli 2018. (farah nh/yuni nk/zm/kemenag ri/foto: humas kemenag ri)

Share This