Jakarta, BERITA UIN Online—Acara yang tidak hanya memberikan kesan positif bagi pengembangan dunia pendidikan Islam, tapi juga sebagai forum pertemuan bagi lembaga pendidikan Islam, praktisi, dan pemerhati pendidikan Islam di Jakarta. Jakarta Islamic Education Fair (JIEF) 2018 diharapkan memunculkan kesadaran dan minat Masyarakat Muslim Jakarta untuk menjadikan pendidikan Islam sebagai suatu kebutuhan yang  prioritas.

Demikian kutipan dari press reales JIEF yang diterima oleh BERITA UIN Online, Jumat (27/04).

Acara yang dibuka oleh Walikota Jakarta Utara, Drs Husein Murad MSi ini, berlangsung di Gedung Convention Hall Jakarta Islamic Centre (JIC), dan digelar selama tiga hari, Jumat-Minggu (27-29/04).

Masih dari sumber yang sama, diterangkan bahwa acara JIEF 2018 tersebut diisi oleh beberapa kegiatan, diantaranya talkshow, pameran, bazar, training motivasi, kajian ke-Islaman dan aneka lomba hingga doorprice.

Pasca pembukaan JIEF Jumat lalu, sedikitnya 3000 siswa dan mahasiswa dikerahkan oleh Suku Dinas Pendidikan Jakarta Utara dan Kementerian Agama Jakarta Utara. Lebih dari itu, hasil pantauan BERITA UIN Online dilokasi acara terlihat, tidak sedikit sekolah-sekolah dan kampus Islam yang membuka stan untuk mengenalkan sekolah dan kampus masing-masing, sekaligus memeriahkan acara yang dihelat tahunan tersebut.

Selain itu, antusiasme masyarakat terlihat cukup tinggi, hal tersebut terbukti  dengan banyaknya pengunjung JIEF dari sejak dibukanya acara, di mana, daiah kondang mamah Dedeh juga turut hadir mengisi acara dengan menyampaikan ceramah agama.

Selain mamah Dedeh, di hari kedua dan ketiga, di hadirkan pula beberapa narasumber dan berbagai kegiatan. Antara lain, persembahan tari saman dari siswa-siswi Al Azhar Kelapa Gading, talkshow yang mengusung tema Harmonisasi Ibu dan Anak di Era Milenial bersama Prof DR Hj SIlviana Murni SH MSi.

Tidak hanya itu, hadir turut memeriahkan kegiatan JIEF 2018 tersebut, Taufiq Ismail, Helvy Tiana Rosa, Irwan Kelana dan Irfan Junaidi yang mengisi dialog seputar pendidikan karakter melalui sastra, serta talkshow yang mengusung tema Edukasi Bahaya Narkoba bersama Gannas Annar MUI Provinsi DKI Jakarta, dilanjut dengan talkshow tentang Ibu Sebagai Uswatun Hasanah Dalam Pembentukan Karakter Anak di Keluarga dengan menghadirkan Hj Neno Warisman sebagai narasumber.

Sebagai informasi, selain talkshow dan diskusi, JIEF 2018 juga diisi dengan beberapa perlombaan. Diantaranya, lomba marawis perempuan, lomba Hadroh tingkat remaja, serta lomba mewarnai tingkat anak TK/PAUD dan RA. [lrf]

Share This