Irjen Kemenag: Korupsi, PNS Main Game di Kantor

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Auditorium Prof Dr Harun Nasution, BERITA UIN Online- Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Agama (Kemenag) Dr. H. Munzier Suparta, MA, menyatakan, korupsi tidak hanya berupa mark up anggaran, mengadakan-adakan kegiatan atau membuat laporan palsu, tetapi bekerja menggunakan fasilitas negara bukan untuk kepentingan publik juga termasuk korupsi.

“Jadi korupsi bukan hanya tilep uang saja, semua bentuk kejahatan itu disebut korupsi. Jika seorang PNS datang dan pulang on time, tapi di kantor main game, itu juga termasuk korupsi, karena listrik yang dipakai jika itu dihargai uang. Itu termasuk menghambur-hamburkan uang negara,” ujar Dr. Munzier pada Kuliah Umum bertajuk “Peran Perguruan Tinggi Islam dalam Membangun Bangsa: Upaya Mencegah dan Memerangi Korupsi Melalui Kiprah Pendidikan Islam” di Auditorium Prof Dr Harun Nasution, Rabu (25/4).

Ia berharap, UIN Jakarta sebagai bagian dari institusi pemerintah dapat bekerja sama dengan elemen-elemen lain untuk melakukan upaya mencegah dan memerangi korupsi melalui kiprah pendidikan Islam secara konsisten dan konsekuen.

Mantan Pembantu Rektor  UIN Jakarta Bidang Kemahasiswaan ini mengaku miris dengan korupsi di Tanah Air. Indonesia, katanya, merupakan negara nomor lima terkorup di dunia. Sedangkan pada tahun 2011, Kementerrian Agama RI didaulat sebagai institusi terkorupsi. “Sesungguhnya ada pihak-pihak yang menginginkan Kemenag buruk citranya,” ujarnya membela.

Kuliah umum yang dihelat oleh Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) ini, dihadiri Guru Besar Emiritus Fiqh FITK, Prof. Dr. Muardi Chatib, para dosen, tamu undangan, dan ratusan mahaiswa/i FITK. (Furqon)