Inilah Empat Agenda Utama Rakerpim 2016

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone
Ketua Panitia Rakerpim 2016, Drs. H. Subarja, M.Pd. Menurutnya, Rakerpim kali ini mengagendkaan empat bahasan utama, yakni review dan evaluasi hasil kerja tahun 2015, presentasi Rencana Belanja Anggaran (RBA) UIN Jakarta 2016, presentasi program kerja 2016, dan merumuskan dan menetapkan pokok-pokok agenda rencana strategis bagi pengembangan UIN Jakarta tahun 2017-2021.

Ketua Panitia Rakerpim 2016, Drs. H. Subarja, M.Pd. Menurutnya, Rakerpim kali ini mengagendkaan empat bahasan utama, yakni review dan evaluasi hasil kerja tahun 2015, presentasi Rencana Belanja Anggaran (RBA) UIN Jakarta 2016, presentasi program kerja 2016, dan merumuskan dan menetapkan pokok-pokok agenda rencana strategis bagi pengembangan UIN Jakarta tahun 2017-2021.

Auditorium Utama, BERITA UIN Online— Rapat Kerja Pimpinan (Rakerpim) 2016 UIN Jakarta yang diselenggarakan Rabu-Kamis (10-11/02) mengagendakan empat agenda utama. Selain rektor dan para wakil rektor, Rakerpim dihadiri senat, para dekan dan wakil dekan, para kepala biro, pimpinan pusat-lembaga, dan para kepala bagian.

Ketua Panitia Rakerpim 2016, Drs. H. Subarja, M.Pd., mengungkapkan, keempat agenda utama bahasan Rakerpim adalah review dan evaluasi hasil kerja tahun 2015, presentasi Rencana Belanja Anggaran (RBA) UIN Jakarta 2016, presentasi program kerja 2016, dan merumuskan dan menetapkan pokok-pokok agenda rencana strategis bagi pengembangan UIN Jakarta tahun 2017-2021.

“Secara umum Rakerpim bertujuan menyamakan persepsi dalam rangka meningkatkan komitmen mensukseskan program UIN Jakarta tahun 2017-2021” ujarnya di Auditorium Utama, Rabu (10/02).

Melalui Rakerpim, tambah Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan ini, UIN Jakarta menargetkan diperolehnya gambaran yang jelas tentang hasil kerja tahun 2015 dan tersusunnya kebijakan pelaksanaan Program dan Anggaran tahun 2016 oleh semua unsur pimpinan baik ditingkat universitas, fakultas, maupun program studi.

Target selanjutnya adalah tersusunnya pokok-pokok agenda perencanaan pengembangan UIN Jakarta tahun 2017-2021, terutama ikhtiar UIN Jakarta mencapai status Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN BH) pada tahun 2017-2018. “Pencapaian PTNBH harus didukung oleh semua unit di kalangan UIN Jakarta melalui peningkatan kinerja,” tandasnya.

Data Rencana Strategi Pengembangan UIN Jakarta 2017-2036 mencatat, UIN Jakarta membagi tahapan pengembangan dalam tiga tahapan. Milestone 1, 2012-2016, UIN Jakarta memfokuskan penguatan kapasitas (capacity strengthening). Milestone 2, 2017-2021, UIN Jakarta memfokuskan pencapaian penyempurnaan kelembagaan (progressing towards excellence). Milestone 3, 2022-2026, UIN Jakarta memfokuskan pencapaian rekognisi global (global recognition).

Khusus pada tahap Milestone 1, UIN Jakarta berikhtiar menjadi PT Badan Hukum yang unggul dalam riset integrasi keilmuan, keislaman, dan keindonesiaan di Asia Tenggara. Secara teknis, pencapaiannya diukur dengan perubahan status dari PT BLU menjadi PTN BH dan masuk dalam jajaran 100 perguruan tinggi terbaik Asia Tenggara dengan status research university. (njs/sf)