Rektor Prof. Dr. Dede Rosyada MA membuka secara resmi Rapat Kerja Pimpinan (Rakerpim) UIN Jakarta tahun 2016 di Auditorium Utama, Rabu (10/02). Sepanjang 2015, UIN Jakarta berhasil mencatatkan kinerja membanggakan untuk sektor tata kelola organisasi.

Rektor Prof. Dr. Dede Rosyada MA membuka secara resmi Rapat Kerja Pimpinan (Rakerpim) UIN Jakarta tahun 2016 di Auditorium Utama, Rabu (10/02). Sepanjang 2015, UIN Jakarta berhasil mencatatkan kinerja membanggakan untuk sektor tata kelola organisasi.

Auditorium Utama, BERITA UIN Online— UIN Jakarta berhasil merealisasikan kinerja di sektor tata kelola organisasi sepanjang tahun 2015. Sektor ini mencakup pencapaian PNBP BLU, peningkatan reputasi kelembagaan akademik, pengembangan kerjasama, pengadaan sarana prasarana, kualitas laporan keuangan, dan realisasi anggaran.

Data Laporan Kinerja 2015 UIN Jakarta yang dikutip BERITA UIN Online, Kamis (11/02), mencatat realisasi PNBP BLU sepanjang tahun 2015 mencapai Rp 148.24 miliar. Jumlah ini meningkat cukup signifikan dibanding realisasi dana serupa tahun 2014 sebesar Rp 133.40 miliar.

Di sisi reputasi kelembagaan akademik, UIN Jakarta juga mencatatkan sejumlah pencapaian. Selain masuk dalam kelompok 5 besar perguruan tinggi nasional untuk pengutipan akademisi versi Google (Google Scholar Citations) dan akreditasi A untuk institusi, UIN Jakarta juga telah menyiapkan 4 Prodi siap visitasi akreditasi AUN QA, termasuk bergabung dalam Islamic QA Board Member.

Untuk kerjasama, UIN Jakarta berhasil merealisasikan 15 kerjasama riset (joint research) dengan world top universities. Beberapa diantaranya seperti Aga Khan University of London, Ibnu Thufail University Maroko, Techniche Universitas Bergakademie Frieberg dan Osibayerische Technische Hochschule. Dua universitas terakhir adalah universitas Jerman.

Pada sarana-prasaran, UIN Jakarta berhasil menuntaskan pembangunan Gedung Perpustakaan Pusat dan mengawali pembangunan Gedung Laboratorium Pelatihan Tenaga Kependidikan UIN Jakarta. Gedung pertama berlokasi di Kampus I UIN Jakarta, sedang gedung kedua berlokasi di Jalan Raya Bojongsari, Depok, Jawa Barat.

Untuk kualitas laporan keuangan, UIN Jakarta beroleh pengakuan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Kantor Akuntan Publik. Dengan pengakuan ini, UIN Jakarta optimis bisa mempertahankan opini WTP untuk laporan keuangan tahun 2015 dari Badan Pemeriksa Keuangan RI.

Di sisi anggaran, UIN Jakarta berhasil mencatatkan prosentase serapan 89% dari total anggaran tahun 2015 sebesra Rp 532 miliar. Sementara, sisa dana tidak terserap 11% merupakan hasil efisiensi anggaran program kerja yang berhasil dicatatkan sepanjang tahun anggaran. (sf/njs)

Share This