Gedung Rektorat, BERITA UIN Online— UIN Jakarta mencatatkan sejumlah perkembangan di bidang riset dan publikasi sepanjang tiga tahun terakhir. Pertambahan anggaran, jumlah dan tema keilmuan menandai perkembangan bidang riset. Sedang pertambahan volume publikasi artikel di jurnal nasional terakreditasi dan jurnal internasional terindeks menandai pengembangan di aspek publikasi.

Demikian Laporan Kinerja Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta 2015-2017 yang dikutip BERITA UIN Online, Jumat (19/01/2018). Laporan sebelumnya telah dipaparkan Rektor Prof. Dr. Dede Rosyada MA saat rapat bersama pimpinan dan anggota Senat UIN Jakarta di Ruang Diorama, Selasa (16/01/2018).

Laporan mencatat, riset menjadi salah satu komitmen pengembangan UIN Jakarta menjadi universitas riset berkelas dunia atau research world class university. Sebagai komitmen, alokasi pendanaan riset juga terus meningkat sepanjang tiga tahun ini, mulai dari Rp 7 miliar tahun 2015, Rp 11 miliar tahun 2016, dan Rp 13 miliar tahun 2017.

Selain dana yang dialokasikan dari anggaran UIN Jakarta sendiri, Rektor menuturkan, dana riset yang berhasil didapatkan para dosen UIN Jakarta dari berbagai lembaga riset nasional dan internasional juga terus meningkat dari tahun ke tahun. Tahun 2015, jumlah dana riset eksternal Rp 22 miliar berhasil dimanfaatkan para dosen-peneliti. Dua tahun berikutnya kembali meningkat, masing-masing Rp 21 miliar dan Rp 27 miliar.
Dengan dana riset yang terus meningkat, UIN Jakarta mampu memfasilitasi jumlah penelitian yang diajukan para dosen yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Selain itu, peningkatan dana juga memungkinkan UIN Jakarta membiaya kegiatan joint research antara dosen peneliti UIN Jakarta dengan mitra akademisi perguruan tinggi dunia.

Kemitraan riset dilakukan dengan skema research fellowship hingga visiting professor. Melalui skema ini, UIN Jakarta mengundang dosen peneliti universitas dunia atau sebaliknya mengirim dosen peneliti UIN Jakarta melakukan di universitas-universitas dunia.

Selain itu, aktifitas penelitian juga dikembangkan dengan melibatkan mahasiswa sehingga diharapkan dapat memberikan dasar dan pengalaman yang sangat baik bagi mahasiswa. “Keikutsertaan mereka untuk melengkapi wawasannya akan metode riset dan keterampilan meneliti, yang diperlukan sesuai dengan bidang dan minat masing-masing,” catat laporan.

Lebih jauh, aktifitas riset juga dikembangkan dengan memperluas klaster tema riset. Selain kajian Islam, tema-tema riset dikembangkan ke bidang sains, sosial dan humaniora, dan integrasi keilmuan yang ditujukan bagi terciptanya dialog antara bidang ilmu umum dan kajian Islam.

Dari sisi publikasi, jumlah publikasi internasional sivitas akademik UIN Jakarta juga alami peningkatan, baik pada publikasi internasional bereputasi seperti Scopus maupun non-reputasi. Hingga akhir 2017, masing-masing mencapai 497 artikel dan 48 artikel terpublikasi di tahun 2017.

Masih di sisi publikasi, jumlah artikel publikasi nasional berakreditasi juga meningkat. Hingga akhir 2017, ada 68 artikel terpublikasi jurnal nasional terakreditasi, naik dari 44 publikasi di 2015 dan 49 publikasi di 2016. (farah nh/yuni nk/zm)

Share This