Inilah Agenda Kegiatan AICIS Ke-16 Tahun 2016

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone
Annual International Conference On Islamic Studies (AICIS) ke-16 tahun 2016 telah resmi dibuka oleh Menteri Agama RI Lukman Hakim Saefuddin, Selasa (1/11).

Annual International Conference On Islamic Studies (AICIS) ke-16 tahun 2016 telah resmi dibuka oleh Menteri Agama RI Lukman Hakim Saefuddin, Selasa (1/11).

Lampung, BERITA UIN Online—Annual International Conference On Islamic Studies (AICIS) ke-16 tahun 2016 telah resmi dibuka oleh Menteri Agama RI Lukman Hakim Saefuddin, Selasa (1/11) bertempat di Ballroom Hotel Novotel, Bandar Lampung. Dengan demikian serangkaian kegiatan pun dimulai.

Dengan itu, maka rangkaian kegiatan AICIS mulai dilaksanakan. Berdasarkan buku panduan yang diterima BERITA UIN Online tercatat, bahwa konferensi akan dilaksanaka selama empat hari, Selasa-Jumat (1-4/11), dan diisi dengan serangkaian acara yang dimulai sejak pukul. 07.30 s.d 17.30 WIB setiap harinya.

Secara global, hari pertama akan diadakan forum pertemuan para Rektor. Forum ini akan dihadiri para pimpinan PTKIN dan direncanakan akan membahas tentang memperkuat manajemen PTKIN menuju World Class University.

Akan hadir sebagai narasumber dalam forum yang difasilitasi oleh Diktis ini, Prof James Arvanitakis (Universitas of Western Sydney) dan Josephine Ratna (Manager Country Indonesia Australia Technology Network of Universities). Forum Rektor berlangsung pada, Selasa (1/11), pukul 15.00 WIB-17.30 WIB, bertempat di Meeting Room Hotel Novotel.

Selanjutnya, di hari kedua akan digelar seminar yang mengusung tema The Contribution of Indonesian Islam to The world civilization. Beberapa hasil penelitian membuktikan bahwa Islam Indonesia memiliki karakter unik dibandingkan wilayah lainnya, karena lebih moderat, damai, dan toleran. Muslim Indonesia dianggap berhasil mempertemukan secara damai antara Islam dan modernitas, Islam dan demokrasi, Islam dan hak asasi manusia serta Islam dan multikulturalisme. Seminar digelar di Gedung GSG IAIN Raden Intan Lampung pada, Rabu (2/11), pukul 08.00 WIB-09.30 WIB, dan menghadirkan dua narasumber ahli, diantara Prof Dr Moncef Ben Abdel Jalel (Guru Besar Pemikiran Islam Klasik di Universitas Sousse, Tunisia) dan Prof Dr Sumanto Al-Qurtubi (Putra Indonesia yang kini menjadi Assistant Profesor of Anthropology di King Fahd University of Petroleum and Minerals, Saudi Arabia).

Di hari ketiga, akan diisi dengan tiga kegiatan, diantaranya Plenary Session 1: Indonesian Islamic Heritage in The Contemporary Era. Acara ini akan menguak berbagai kekayaan nilai-nilai dan tradisi yang berkembang dalam sejarah panjang masyarakat muslim Indonesia.s selain itu, sesi ini akan membahas warisan Islam Indonesia di tengah modernitas dan relevansinya bagi dunia modern. Beberapa ahli akan memberikan perspektifnya pada acara yang akan berlangsung hari Rabu, (2/11) pukul 10.00 WIB-12.00 WIB di Gedung GSG IAIN Raden Intan Lampung ini. Mereka adalah Dr Annabel Teh Gallop (British Library), Prof Wan Mohd Nor Wan Daud (ISTAC Malaysia), Prof Ahmad Sewang (UIN Alauddin Makassar), Prof Syaripudin Basyar MA (IAIN Raden Intan Lampung), dan Dr Zaenuddin (IAIN Pontianak).

Lalu, Interaktive Talk Show dengan mengangkat tema Current Chalengges Of Indonesian And Malay Islam In The Modern World.  Tantangan sosial semacam itu akan menjadi isu yang dibahas dalam Talkshow ini terutama terkait Islam Indonesia dan Malaysia. Sessi Rabu, (2/11) pukul 13.00-15.00 WIB di di tempat yang sama dan menghadirkan sejumlah narasumber, diantaranya Prof Tomas Lindgren (Umea University, Sweden), Dr Kevin W. Fogg (Oxford University), Habiburrahman el-Shirozi (Indonesian Novelist/Humanist), Dr Muhammad Hadi bin Muhammad Melayong (Brunei Darussalam), dan Pengiran Mahani binti Pengiran Haji Ahmad (Brunei Darusalam).

Dan acara ketiga yang akan dilaksanakan pada, Rabu (2/11), adalah forum Direktur Program Pasca sarjana. Forum ini akan membahas tentang isu-isu aktual tentang pengelolaan program pascasarjana di luar negeri dan membahas beberapa permasalahan pengelolaan pasca sarjana di masing-masing PTKIN.  Dua ahli diundang untuk berbicara pada forum yang akan berlangsung mulai pukul 13.00-15.00 WIB di Ruang Sidang Senat, Rektorat Lt. 3 tersebut. Mereka adalah Prof Bhajan Grewal dari Victoria University dan Dr David Carter dari University of Canberra.

Selanjutnya, pada hari Kamis, akan di gelar Plenary Session 2. Sesi ini mengangkat tema Perspectives On Islamic Thought In Education, Economy, Humanity And Science. Akan dilaksanakan, Kamis (3/11) pukul 08.00-09.45 WIB di Gedung GSG IAIN Raden Intan Lampung. Acara ini direncanakan akan membahas beberapa perspektif tentang pemikiran Islam dalam berbagai bidang. Para ahli yang akan hadir, yaitu Prof Krishna Sen (University of Western Australia), Dr Minako Sakai (University of New South Wales, Australia), Prof Joni Hermana (Institut Teknologi Surabaya), Prof Abdullah Idi (UIN Raden Fatah Palembang), dan Fahmi Zarkasyi Ph. D (UNISDA Gontor).

Di hari yang sama, dilaksanakan pula Plenary Session 3: Perspectives On The Dynamics Of Contemporary Islamic World. Sessi ini akan membahas dinamika dunia Islam saat ini yang sebagian masih diwarnai dengan perpecahan dan radikalisme. Acara yang akan dilaksanakan pukul 10.15-12.00 WIB ini menghadirkan para ahli, diantaranya Prof Dr Ayzumardi Azra MA (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta), Prof Magdy Behman (Estern Mennonite University, USA), Prof Sulthan Syahril, MA (IAIN Raden Intan Lampung), Prof Akh Muzakki (UIN Sunan Ampel Surabaya), dan M. Nur Ikhwan, Ph. D (UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta). Dilanjutkan dengan diskusi Panel dengan mengangkat tema Islam, Creative Economy, And Social Activism. Diskusi ini akan mengangkat tema terkait ekonomi kreatif. Dimana, ekonomi kresti akan memegang peranan penting dalam ekonomi global sekarang dan mendatang. Tentang tema tersebut, akan dibahas secara mendalam oleh beberapa narasumber baik dalam maupun luar negeri, dan akan dilaksanakan di Ruang Sidang Senat, Rektorat Lt. 3.

Para narasumber yang akan hadir antara lain, Dr Minako Sakai (University of New South Wales, Australia), Dr Falikul Isbah, MA (UIN Sunan Kalijaga Jogjakarta), Dr Najib Kailani, MA (UIN Sunan Kalijaga Jogjakarta), selanjutnya Dr Hilman Latif, MA (Universitas Muhammadiyah Yogyakarta), Dr Bambang Budiwiranto, MA (IAIN Raden Intan Lampung), M. Zaenal Anwar, M.Si (IAIN Surakarta). Sedangkan di harii terakhir pada ajang AICIS 2016 ini, akan dilaksanakan city tour yang diikuti seluruh peserta. (lrf/berbagai sumber)