Indonesia Harus Bangkit Jadi Bangsa yang Maju

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter: Hamzah Farihin

 

Student Center, UINJKT Online- Bangsa Indonesia harus bangkit dari keterpurukan perekoniman yang terjadi selama ini, karena bangsa ini mempunyai sumber daya alam yang sangat melimpah untuk menjadi negara yang maju dan disegani semua bangsa di dunia.

 

“Indonesia merupakan negara yang kaya raya akan sumber daya alam, namun hal ini tidak menjadikan rakyat sejahtera, sehingga menjelang dilakukannya pesta demokrasi masyarakat harus berani membuat terobosan untuk mencari pemimpin yang sungguh-sungguh berpihak pada rakyat,” kata Dr Iman Sugema dalam Diskusi Publik Rancang Bangun Indonesia Masa Depan; Refleksi Atas Kedaulatan Ekonomi dan Politik yang diselenggarakan BEM Fakultas Ushuludin dan Filsafat (FUF) di Aula Student Center, Kamis (12/3).

 

Para pejabat di Indonesia saat ini kurang bertanggungjawab terhadap masyarakat, dan yang terjadi di lapangan banyaknya para pejabat melanggar empati moral dengan memanfaatkan kursi jabatannya untuk mencari keuntungan.

 

“Seharusnya para pejabat melakukan etos kreatifitas untuk berkompetisi dengan orang asing dalam menangani negeri tercinta ini. Karena kenyataan di lapangan banyaknya perusahaan-perusahaan yang ada di Indonesia dikuasai pihak asing, bahkan hasil bumi sekalipun. Hal ini membuktikan karena tidak bisa berkompetisi dengan orang asing apalagi ke depan akan adanya pasar global,” tuturnya.

 

Karena itu, menjelang dilakukannya pesta demokrasi pada bulan April dan Juni, diupayakan rakyat harus mampu melakukan perubahan dengan memilih para wakilnya dengan sungguh-sungguh. Jangan sampai dengan politik uangnya para calon wakil rakyat, masyarakat ingin mencoblosnya dengan harapan dapat uang, padahal para pemimpin seperti ini yang membuat bangsa tidak adanya kemajuan.

 

Hadir dalam diskusi publik ini seorang ekonom Institut for Development of Economic and Finance, Aviliani. Ia mengharapkan pada Pemilu 2009 ini rakyat Indonesia saat mencontreng para wakil rakyat dari partai besar, hal ini untuk membuat terobosan baru agar para anggota yang ada DPR mampu membuat kebijakan dengan mudah.

 

Untuk merancang negeri ini agar rakyat makmur dan sejahtera, para pejabat diupayakan mampu bertanggungjawab terhadap pekerjaannya masing-masing terutama kebutuhan pokok masyarakat seperti kebutuhan energi dan pangan yang sangat rentan.

Indonesia Harus Bangkit Jadi Bangsa yang Maju

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter: Hamzah Farihin

 

Student Center, UINJKT Online- Bangsa Indonesia harus bangkit dari keterpurukan perekoniman yang terjadi selama ini, karena bangsa ini mempunyai sumber daya alam yang sangat melimpah untuk menjadi negara yang maju dan disegani semua bangsa di dunia.

 

“Indonesia merupakan negara yang kaya raya akan sumber daya alam, namun hal ini tidak menjadikan rakyat sejahtera, sehingga menjelang dilakukannya pesta demokrasi masyarakat harus berani membuat terobosan untuk mencari pemimpin yang sungguh-sungguh berpihak pada rakyat,” kata Dr Iman Sugema dalam Diskusi Publik Rancang Bangun Indonesia Masa Depan; Refleksi Atas Kedaulatan Ekonomi dan Politik yang diselenggarakan BEM Fakultas Ushuludin dan Filsafat (FUF) di Aula Student Center, Kamis (12/3).

 

Para pejabat di Indonesia saat ini kurang bertanggungjawab terhadap masyarakat, dan yang terjadi di lapangan banyaknya para pejabat melanggar empati moral dengan memanfaatkan kursi jabatannya untuk mencari keuntungan.

 

“Seharusnya para pejabat melakukan etos kreatifitas untuk berkompetisi dengan orang asing dalam menangani negeri tercinta ini. Karena kenyataan di lapangan banyaknya perusahaan-perusahaan yang ada di Indonesia dikuasai pihak asing, bahkan hasil bumi sekalipun. Hal ini membuktikan karena tidak bisa berkompetisi dengan orang asing apalagi ke depan akan adanya pasar global,” tuturnya.

 

Karena itu, menjelang dilakukannya pesta demokrasi pada bulan April dan Juni, diupayakan rakyat harus mampu melakukan perubahan dengan memilih para wakilnya dengan sungguh-sungguh. Jangan sampai dengan politik uangnya para calon wakil rakyat, masyarakat ingin mencoblosnya dengan harapan dapat uang, padahal para pemimpin seperti ini yang membuat bangsa tidak adanya kemajuan.

 

Hadir dalam diskusi publik ini seorang ekonom Institut for Development of Economic and Finance, Aviliani. Ia mengharapkan pada Pemilu 2009 ini rakyat Indonesia saat mencontreng para wakil rakyat dari partai besar, hal ini untuk membuat terobosan baru agar para anggota yang ada DPR mampu membuat kebijakan dengan mudah.

 

Untuk merancang negeri ini agar rakyat makmur dan sejahtera, para pejabat diupayakan mampu bertanggungjawab terhadap pekerjaannya masing-masing terutama kebutuhan pokok masyarakat seperti kebutuhan energi dan pangan yang sangat rentan.