Hypnoteaching Solusi Pembelajaran yang Efektif

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone


Reporter: Muhammad Nurdin

Aula Student Centre, BERITA UIN Online-Praktisi Public Speaking Tubagus Wahyudi ST MCHt mengatakan, hampir semua guru di Indonesia itu professional namun belum tentu mudah dan  disenangi murid-murinya . Oleh karena itu, seorang guru harus mampu menjadi panutan, selalu memberikan semangat, motivasi, dan keceriaan  sebab masa depan bangsa ditentukan oleh bagaimana guru mendidik.

Demikian salah satu kesimpulan  acara Training  Hypnoteaching bertajuk “One stop Solution for Teaching in Conceptual Era” di Aula SC yang diselenggarakan  Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (BEMF-FITK) UIN Jakarta bekerjasama dengan Lembaga Pendidikan Mahasiswa Islam (Lapenmi) HMI Cabang Ciputat, Sabtu (19/4). Turut hadir Pembantu Dekan Bidang Kemahasiswaan Dr Muhbib Abdul Wahab, MA.

Menurut Tubagus, hypnoteaching adalah suatu sistem upaya dalam melakukan induksi data yang dilakukan oleh seorang pengajar ke dalam bawah sadar seorang murid yang dimulai dengan persuasive untuk membantu murid memasuki kondisi sugestif.

Ia menambahkan, seorang guru harus mampu meng-hypnosis dirinya sendiri, jika tidak bagaimana ia dapat meng-hypnosis murid-muridnya. Hypnosis merupakan suatu jembatan atau cara untuk mentransfer pengetahuan kepada murid dengan terlebih dahulu membawa suasana belajar ke dalam bawah sadar. Jadi ilmu hypnosis itu penting sekali dimiliki oleh semua guru, “tuturnya.

Selain itu, lanjutnya, hypnoteaching dapat membantu murid berpikir lebih tenang, senang dan siap melakukan aktivitas belajar. Jika keadaan murid sudah tenang dan merasa nyaman maka saat itulah pelajaran yang disampaikan guru mudah (masuk) dan terekam dalam memori otak seorang murid.

Selain hypnosis, Praktisi Public Speaking menjelaskan, seorang guru harus mampu  mengubah minset atau pola pikir murid tentang susahnya belajar. Sebab jika minset negative belum hilang maka pelajaran akan susah diterimanya. Oleh karena itu, guru harus pandai mengolah kondisi kelas sehingga pembelajaran lebih efektif.

Manusia itu makhluk sensorik. seisi tubuh manusia berisi alat sensorik untuk memasukan data dan mengolahnya lewat pikiran lalu dijadikan sumber insprirasi untuk bertindak dengan bantuan indra utamanya. Disamping itu, seorang guru harus mengetahui tipe belajar seorang murid.

Sementara itu, menurut Muhbib dalam sambutannya, mengatakan, kata-kata yang keluar dari hati seorang guru akan masuk ke dalam hati, sedangkan sebaliknya kata-kata yang keluar dari lisan akan masuk telinga kanan dan keluar dari telingan kiri.

Muhbib menambahkan, Guru yang profesional adalah guru yang dapat menghypnosis dirinya sendiri dan orang lain. Jika Anda ingin menjadi guru yang professional ajarkan diri Anda terlebih dahulu, sebab guru yang profesional adalah guru yang tidak memilih murid dan sekolah yang bagus, tapi mampu menghantarkan suasa kelas menjadi kondusif.

Acara ini berbeda dengan training-training lainnya, sebab selain diberikan materi para peserta juga diajarkan tips dan trik mengajar, olah vokal,  gesture tubuh saat mengajar. dan lebih utama peserta dijarkan cara meng-hypnosis ketika mengajar.