Gedung FIDIKOM, BERITA UIN Online— Sebanyak 50 pengurus Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Bimbingan dan Konseling Islam (BKI)) UIN Bandung melakukan kunjungan studi banding ke HMJ Bimbingan dan Penyuluhan Islam (BPI) Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FIDIKOM) UIN Jakarta. Kunjungan mereka diterima langsung di Ruang Prof. Aqib Suminto, lantai 2  Gedung FIDIKOM, Jum’at (23/03) dengan diawali pentas tari adat Betawi yang dibawakan oleh mahasiswa BPI.

Ketua HMJ BKI UIN Husni Abu Bakar mengatakan kegiatan studi banding bertujuan untuk mengetahui dan berbagi beberapa program kerja yang ada di HMJ BPI. “Sebuah kehormatan karena disambut dengan tarian. Semoga agenda kita hari ini bisa berjalan dengan lancar sesuai dengan tujuan kita, untuk saling berbagi,” katanya.

Sependapat dengan Husni, Ketua HMJ BPI UIN Jakarta Ufaira Nabila, mengungkapkan bahwa dirinya bersyukur HMJ BPI  menjadi pilihan HMJ BKI dalam kegiatan studi banding. “Alhamdulillah saya merasa senang dan bangga dengan adanya kegiatan ini, dan tentu kita bisa berjumpa muka, pikiran, dan jiwa,” ujarnya. Ufay biasa disapa, berharap agar tali silaturahmi yang sudah terjalin bisa terus terjaga, dan semakin erat. Menurutnya dalam kegitan ini, ada beberapa yang ia dibagikan kepada teman-teman BKI UIN Bandung, yaitu program kerja HMJ periode 2018-2019. “Tak hanya program HMJ saja, kami juga memperkenalkan beberapa hal lain kepada mereka seperti, komunitas mahasiswa penyuluh (Pokmaluh), kegiatan praktikum dan hal lain yang berkaitan dengan Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi,” tandasnya.

Ketua Program Studi BPI UIN Jakarta, Dra. Rini Laili Prihatini M.S.i yang turut menyambut kunjungan studi banding menyampaikan bahwa permasalahan nomenklatur BKI atau BPI selama ini menurutnya tidak usah diperuncing. “Kita berbeda dalam kajian keilmuannya tapi itu tidak berarti kita tidak saling menyapa, perbedaan  justru untuk saling melengkapi, dan saling belajar,” ungkapnya.

Lebih jauh, Rini berpesan kepada para mahasiswa agar senantiasa mengoptimalkan kemampuan yang dimiliki baik kemampuan untuk belajar, berdiskusi maupun menginisiasi program. Ia juga berharap organisasi kelembagaan mahasiswa kedua universitas bisa saling bertukar ide dan pengalaman pengayaan keilmuan bersama-sama.

Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FIDIKOM UIN Jakarta Dr. Suhaimi M.Si mengucapkan terima kasih kepada HMJ BPI UIN Jakarta karena telah menunjukan semangat kebersamaannya dalam menyambut silaturahmi dari pengurus HMJ BKI UIN Bandung. Ia juga mengapresiasi HMJ BKI UIN Bandung memilih studi banding ke HMJ BPI UIN Jakarta. “Menurut saya, pilihan cerdas dari HMJ BKI UIN Bandung memilih ke HMJ BPI, karena jurusan BPI saat ini telah terakreditasi tingkat ASEAN yaitu di AUN QA,” ujarnya. (Farah/Hasanah/Zm)