Hentikan Pemakaian Batubara

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter: Hamzah Farihin

Gedung FST, UINJKT Online - Kondisi planet bumi kini sudah sangat mengkhawatirkan. Terlebih dengan adanya kasus global warming. Untuk menyelamatkan bumi, penghuni planet ini harus menghentikan penggunaan batubara dan makanan yang berbau hewani.

“Penghentian total pemakaian batubaru serta makanan yang berbau hewani, karena keduanya mempengaruhi efek rumah kaca sangat besar yang menyebabkan global warming. Kedua bahan ini menghasilkan bahan kimia methana, karbondioksida, dan nitrogen oksida,” ujar anggota Supreme MasterTV, Gita Widayat, saat seminar nasional dengan tema Lestari Alamku Lestari Pertanianku yang digelar BEMJ Agribisnis Fakultas Sains dan Teknologi (FST) di Ruang Teater, Senin (1/6).

Di samping kedua bahan tersebut, lanjut dia, yang menghasilkan efek rumah kaca lainnya yaitu, diupayakan penghentian pembabatan hutan yang mengakibatkan gundulnya hutan,pembakaran hutan, perladangan yang tanpa adanya pohon-pohon besar serta peternakan yang berlebihan yang efeknya dari kotoran.

Akibat ulah manusia di atas, akan menghasilkan yang di antaranya keasaman lautan yang menyembabkan matinya plankton di lautan sehingga hewan yang ada di lautan akan mati karena tidak adanya makanan, kemudian kutub utara akan mencair yang menyebabkan air laut menjadi bertambah dan terjadinya banjir.

Hal yang harus dilakukan penghuni bumi agar, dunia tetap berada dalam keseimbangannnya yaitu, hemat energi, penggunaan bahan energi alternatif, mengkonsumsi bahan makanan yang organik.

“Dan mahasiswa sebagai ujung tombak ilmuwan yang ngerti situasi maupun kondisi saat ini diharapkan membuka informasi masyarakat, minimal tetangga untuk menjaga bumi dari efek rumah kaca yang menyebabkan global warming,” ujarnya. ()

Hentikan Pemakaian Batubara

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter: Hamzah Farihin

Gedung FST, UINJKT Online - Kondisi planet bumi kini sudah sangat mengkhawatirkan. Terlebih dengan adanya kasus global warming. Untuk menyelamatkan bumi, penghuni planet ini harus menghentikan penggunaan batubara dan makanan yang berbau hewani.

“Penghentian total pemakaian batubaru serta makanan yang berbau hewani, karena keduanya mempengaruhi efek rumah kaca sangat besar yang menyebabkan global warming. Kedua bahan ini menghasilkan bahan kimia methana, karbondioksida, dan nitrogen oksida,” ujar anggota Supreme MasterTV, Gita Widayat, saat seminar nasional dengan tema Lestari Alamku Lestari Pertanianku yang digelar BEMJ Agribisnis Fakultas Sains dan Teknologi (FST) di Ruang Teater, Senin (1/6).

Di samping kedua bahan tersebut, lanjut dia, yang menghasilkan efek rumah kaca lainnya yaitu, diupayakan penghentian pembabatan hutan yang mengakibatkan gundulnya hutan,pembakaran hutan, perladangan yang tanpa adanya pohon-pohon besar serta peternakan yang berlebihan yang efeknya dari kotoran.

Akibat ulah manusia di atas, akan menghasilkan yang di antaranya keasaman lautan yang menyembabkan matinya plankton di lautan sehingga hewan yang ada di lautan akan mati karena tidak adanya makanan, kemudian kutub utara akan mencair yang menyebabkan air laut menjadi bertambah dan terjadinya banjir.

Hal yang harus dilakukan penghuni bumi agar, dunia tetap berada dalam keseimbangannnya yaitu, hemat energi, penggunaan bahan energi alternatif, mengkonsumsi bahan makanan yang organik.

“Dan mahasiswa sebagai ujung tombak ilmuwan yang ngerti situasi maupun kondisi saat ini diharapkan membuka informasi masyarakat, minimal tetangga untuk menjaga bumi dari efek rumah kaca yang menyebabkan global warming,” ujarnya. ()