Social Trust Fund (STF) UIN Jakarta menggelar kegiatan diskusi dan doa bertajuk Pesan Damai untuk Myanmar dan 1001 Do’a Bersama untuk Myanmar, di Mesjid Student Center, Selasa (19/09).

Masjid SC, BERITA UIN Online— Social Trust Fund (STF) UIN Jakarta menggelar kegiatan diskusi dan doa bertajuk Pesan Damai untuk Myanmar dan 1001 Do’a Bersama untuk Myanmar, di Mesjid Student Center, Selasa (19/09). Kegiatan yang bertujuan mendorong pemahaman publik tanah air tentang akar konfliknya sendiri, kegiatan dilakukan sebagai partisipasi publik Indonesia dalam mendorong terciptanya perdamaian masyarakat Myanmar yang kembali dilanda konflik.

Hadir sebagai keynote speaker sekaligus membuka acara tersebut, Wakil Rektor Bidang Kerjasama antar Lembaga UIN Jakarta Prof Dr Murodi MA (mewakili Rektor UIN Jakarta yang pada kesempatan yang sama menerima tamu dari 11 Universitas Islam dari Timur Tengah), Direktur STF UIN Jakarta Dr Amelia Fauzia, Ketua AKIM M. Ali Yusuf, dan Direktorat Jenderal Kerjasama Multilateral Kementerian Luar Negeri RI Salman al-Farisi. Serta do’a bersama dipimpin oleh Prof Dr Muhammad Quraish Shihab MA.

Dalam penyampaiannya, Murodi mengapresiasi terselenggaranya acara tersebut, dirinya menegaskan bahwa kegiatan yang diselenggarakan oleh STF tersebut merupakan salah satu bukti bahwa UIN Jakarta secara umum sangat memperhatikan dan mendukung terciptanya keadilan dan perdamaian di Indonesia khususnya dan dunia pada umumnya.

“Ini merupakan sebuah pembelajaran dalam bidang kemanusiaan yang tidak ternilai. Sebagai lembaga akademik, tentunya UIN Jakarta bergerak dan berkontribusi dalam bidang pendidikan. Akan tetapi, hari ini UIN Jakarta membuktikan bahwa dirinya pun memperhatikan dan peduli terhadap krisis kemanusiaan yang terjadi di Myanmar,” pukas Murodi.

Di akhir sambutannya, Murodi berharap acara yang diikuti sedikitnya 200 peserta tersebut berjalan lancar dan sesuai dengan harapan.

Seperti yang telah diwartakan sebelumnya, Direktur STF UIN Jakarta Dr Amelia Fauzia kepada BERITA UIN Online, Senin (18/09) mengatakan, kegiatan yang digelar STF UIN Jakarta bersama Aliansi Kemanusiaan Indonesia untuk Myanmar (AKIM) tersebut, diharapkan bisa menggali wawasan publik tanah air tentang akar penyebab konflik yang mendera sebagian warga Myanmar.

“Doa bersama juga kita gelar sebagai wujud kepedulian kita atas saudara-saudara, warga Myanmar yang menjadi korban konflik sekaligus dorongan agar mereka bisa bersama-sama menegakkan kembali kehidupan harmonis,” ujarnya.

Masih menurutnya, STF UIN Jakarta sendiri telah berpartisipasi dalam program bantuan kemanusiaan bagi masyarakat Myanmar terdampak konflik melalui Humanitarian Assistance for Sustainable Community (HASCO), Kamis (31/08). Program ini merupakan inisiatif publik Indonesia untuk melakukan sosialisasi dan edukasi masyarakat untuk melihat konflik di Myanmar secara jernih, termasuk fasilitasi bantuan publik tanah air bagi warga Rohingya yang terdampak konflik.

Sebagai informasi, STF UIN Jakarta juga terlibat dalam penghimpunan donasi publik yang akan disumbangkan ke masyarakat Myanmar. Donasi bisa dikirimkan melalui tiga rekening bank a.n Social Trust Fund UIN Jakarta, yaitu Bank Mandiri 164.0000.585440, Bank Syariah Mandiri 70.4126.2437, dan Bank BNI 026.5536.255. (lrf)

 

Share This