Halal Bi Halal UIN Jakarta Bersama Jokowi Dihadiri Ribuan Orang

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Auditorium Prof Dr Harun Nasution, BERITA UIN Online–Bertempat di Auditorium Prof Dr Harun Nasution, Selasa (20/8/2013), ceramah Halal Bi Halal Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dihadiri ribuan sivitas akademik UIN Jakarta. Auditorium berkapisitas seribu orang itu dipadati ribuan orang. Bahkan, tak sedikit di antara hadirin yang terpaksa berdiri.

Selain Rektor Prof Dr Komaruddin Hidayat dan para wakilnya, acara bertajuk “Jakarta Inspirasi Indonesia” ini juga dihadiri sejumlah guru besar, dekan, kepala biro,  dosen, karyawan, mahasiswa, dan sejumlah tamu undangan, serta masyarakat sekitar.

Jokowi-sapaan akrab mantan Walikora Solo itu, dalam ceramahanya menyampaikan, untuk memperbaiki kondisi masyarakat, maka seorang pimpinan harus sering terjun ke lapangan untuk mendengarkan dan melihat langsung kondisi masyarakat.

“Saya blusukan tiap hari itu untuk melihat dan mendengarkan langsung masalah-masalah yang dihadapi masyarakat Jakarta,” ujarnya.

Dijelaskannya, masalah Jakarta itu sangat kompleks dan perlu kesungguhan, serta sentuhan hati dari pimpinan maupun pejabatnya. “Master plan pembenahannya sebenarnya sudah ada. Tapi tindakan untuk memperbaikinya tidak dilakukan. Ada masalah dibiarkan,” katanya.

Oleh karena itu, lanjut dia, sejumlah reformasi ia lakukan tanpa harus mengusik perasaan masyarakat. “Kalau kita mau dialog dan berbicara langsung, tidak ada kerusuhan atau kekerasan. Buktinya saat saya membenahi Pasar Tanah Abang, Waduk Pluit dan sebagainya. Insya Allah ke depan akan lebih baik,” imbuhnya.

Sementara Rektor menyatakan, UIN Jakarta sangat mengpresiasi atas dukungan dan bantuan Pemeritah DKI Jakarta yang telah menyerahkan pengelolaan RS Haji Pondok Gede ke UIN Jakarta. “Kita sangat terima kasih kepada Pemprov DKI,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, kerja sama UIN Jakarta dengan Pemprov DKI sebenarnya pernah berlangsung pada tahun-tahun sebelumnya.”Tapi, itu terputus karena kesibukan masing-masing pihak. Mudah-mudahan ke depan akan lebih baik lagi,” imbuhnya. (D antariksa/ Saifudin)