Guru Besar UIN Jakarta Jadi Imam Besar Istiqlal

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

nasaruddin-umar1-477x300Jakarta, BERITA UIN Online— Guru Besar UIN Jakarta Prof. Dr. Nasaruddin Umar MA dikukuhkan Menteri Agama RI Drs. Lukman Hakim Saifuddin sebagai Imam Besar Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (22/01). Ia menggantikan Prof. Dr. KH Ali Mustofa Yakub MA.

Seperti dikutip dari www.republika.co.id, Nasaruddin mengatakan, jabatan yang diembannya kali ini merupakan amanah yang cukup berat. Ia berharap bisa melaksanakan amanah tersebut dengan baik. “Mohon doanya, semoga saya bisa melaksanakan dan menjalankannya dengan baik dan amanah,” ujarnya.

Diketahui, Nasaruddin merupakan Guru Besar Tafsir pada Fakultas Ushuluddin. Sebelum diangkat menjadi Imam Besar, ia pernah dipercaya menduduki sejumlah jabatan seperti Wakil Rektor UIN Jakarta, Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama, dan Wakil Menteri Agama.

Selain mengajar di Fakultas Ushuluddin dan beberapa perguruan tinggi lain, Nasaruddin merupakan penulis produktif. Ia rajin menulis artikel media masa, artikel jurnal, dan buku-buku. Diantaranya, Tasawuf, Gender dan Deradikalisasi Tafsir Agama, Ketika Fiqih Membela Perempuan, dan Tasawuf Modern.

Nasaruddin sendiri menempuh pendidikan pascasarjana di IAIN Syarif Hidayatullah, Jakarta dan mendapatkan gelar Magister (1992) serta doktoral (PhD) (1998). Selama studi kedoktorannya, dia sempat menjadi salah satu mahasiswa yang menjalani Program PhD di Universitas McGill, Montreal, Kanada (1993-1994), dan juga sebagai salah satu mahasiswa yang menjalani Program PhD di Universitas Leiden, Belanda (1994-1995). (ZM)