Aula Madya, BERITA UIN Online – Gerakan Pramuka Gugus Depan Jakarta Selatan 07.075/07.076 yang berpangkalan di kampus UIN Jakarta tahun ini kembali menerima anggota baru. Proses penerimaan anggota dilakukan melalui sistem seleksi yang memadukan unsur fisik dan non fisik.

Prosesi pengukuhan anggota baru dilakukan oleh Pembina Gugus Depan Nanang Syaikhu melalui upacara adat yang digelar di Aula Madya, Rabu (10/1/2018). Anggota baru yang dikukuhkan berjumlah 35 orang. Mereka berasal dari berbagai fakultas dan jurusan. Setelah diadakan pengukuhan, mereka kemudian mengikuti orientasi selama sepekan, baik di dalam kampus maupun di lapangan.

Nanang Syaikhu dalam sambutannya mengatakan, anggota baru diminta agar bersemangat mengikuti kegiatan orientasi atau pengenalan pramuka kampus yang diselenggarakan Gugus Depan melalui Dewan Racana Pandega. Orientasi tersebut penting diikuti agar peserta dapat memahami dan mengenal pramuka kampus perguruan tinggi secara luas.

“Pramuka kampus itu berbeda saat kalian masih duduk di bangku SMA atau MA. Kalian tak hanya mengenali pramuka secara umum tetapi juga secara khusus yang berorientasi kepada dunia akademik,” katanya.

Menurut Nanang, pramuka kampus selama ini masih asing di telinga masyarakat. Mereka mengira kegiatan tersebut hanya cocok dilakukan bagi anak-anak sekolah seperti di SD, SMP atau SMA. Padahal, pramuka kampus lebih dari sekadar pendidikan kepramukaan melainkan bagaimana peserta didik mampu berperan di tengah masyarakat.

Oleh karena itu, ia berharap selama mengikuti kegiatan kepramukaan di kampus para peserta didik baru tidak terjebak pada kultul pendidikan kepramukaan di sekolah. Karena pendidikan kepramukaan di kampus memiliki ciri khas yang berorientasi kepada pengabdian masyarakat.

“Jadi, jika selama ini ada kesan bahwa kegiatan kepramukaan hanya bernyanyi dan bertepuk tangan, maka bagi pramuka-mahasiswa kampus hal itu tidak ada lagi,” tandasnya.

Kegiatan orientasi anggota baru akan berlangsung hingga 14 Januari 2018. Materi orientasi di kampus meliputi kepramukaan, keracanaan, kemasyarakatan, dan teknik survival. Selain di kampus peserta juga akan diajak untuk mengembara di alam terbuka dengan menaiki Gunung Sangga Buana di Karawang, Jawa Barat. Kegiatan lapangan ini akan berlangsung pada 18-21 Januari 2018 mendatang. (ns)