Program Studi Kimia Fakultas Saint dan Teknologi (FST) UIN Jakarta baru-baru ini menggelar workshop kimia. Acara yang mengangkat tema Restrukturisasi dan Revitalisasi Jurnal Kimia Valensi Menuju Jurnal yang Terakreditasi dan Breputasi Internasional tersebut, dilaksanakan di Ruang Sidang, FST UIN Jakarta. Senin-Selasa (27-28/02)

Gedung FST, BERITA UIN Online— Program Studi Kimia Fakultas Saint dan Teknologi (FST) UIN Jakarta baru-baru ini menggelar workshop kimia. Acara yang mengangkat tema Restrukturisasi dan Revitalisasi Jurnal Kimia Valensi Menuju Jurnal yang Terakreditasi dan Breputasi Internasional tersebut, dilaksanakan di Ruang Sidang, FST UIN Jakarta. Senin-Selasa (27-28/02)

Turut hadir dalam rangkaian acara tersebut, Dekan Fakultas Sains dan Tekhnologi UIN Jakarta Dr Agus Salim MSi, Ketua Jurusan Program Studi Kimia Drs Dede Sukandar MSi, Sekretaris Jurusan Isalmi Aziz, MT, dan seluruh sivitas akademika Fakultas Sains dan Tekhnologi UIN Jakarta.

Menurut Agus Salim, acara workshop ini merupakan agenda penyelarasan sistem pengaturan dan penerbitan jurnal dan website di FST. “Open Journal System (OJS) ini nantinya akan meliputi semua aspek penerbitan jurnal online, dari pembuatan website jurnal hingga tugas operasional seperti proses submisi penulis, mulai dari review (pengkoreksian) tulisan, pengeditan, publikasi, archives dan indeks jurnal,” ungkapnya.

Masih di tempat yang sama, Kepala Program Studi Kimia Dede Sukandar mengatakan bahwa Open Journal System (OJS) juga membantu pengaturan aspek pengguna dalam menyusun sebuah jurnal, termasuk menyimpan hasil kerja editor, reviewer, dan penulis, memberi tahu pembaca, dan bantuan menggunakan koresponden.

“Mari bersama kita lebih optimalkan penulisan jurnal-jurnal ilmiah, terutama yang terindeks scopus. Karena, selain meningkatkan webomatriks UIN Jakarta, namun juga sebagai ikhtiar kita untuk segera mewujudkan kampus UIN menjadi World Class University (WCU),” tandas Dede.

Sebagai informasi, Open Journal System (OJS) merupakan sistem yang fleksibel dan dapat diukur. Instalasi system tersebut dapat mendukung pengoperasian beberapa jurnal. Setiap jurnal memiliki keunikan URL dan juga layout tersendiri. Open Journal System (OJS) akan mendukung tim editor internasional dengan berbagai tanggung jawab terhadap beberapa bagian jurnal. (lrf)

 

Share This