FST Raih Prestasi, Tingkatkan Daya Saing di tengah Kompetisi Global

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter : Luthfi Destianto

 

Aplikasi dari suatu hasil penelitian yang dilakukan peneliti di bidang sains dan teknologi masih terbilang rendah jika dibandingkan jumlah penelitian di bidang tersebut. Kehadiran Fakultas Sains dan Teknologi (FST) selama ini telah memberikan warna bagi meningkatnya kuantitas penelitian yang selama ini dilakukan dengan melakukan tranformasi dalam mengintegrasikan penelitian di bidang sains dan teknologi dengan nilai keislaman, melalui pendidikan, penelitian, dan pengembangan, serta pengabdian masyarakat

 

Dekan FST Dr Syopiansyah Jaya Putra MSIS mengatkan, FST berperan aktif dalam mengembangkan keilmuan di bidang sains dan teknologi yang terintegrasi dengan nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan, dengan menghasilkan sarjana Muslim professional di bidang  sains dan teknologi  yang berwawasan global. ”Dengan demikian, penelitian FST diharapkan semakin dapat diaplikasikan dan meningkatkan daya rsaing perkembangan sains dan teknologi global,” ujarnya.

 

Syopian menambahkan, melalui  penelitian dan pengembangan, FST dapat menghasilkan karya-karya sains dan teknologi  yang diterapkan tidak hanya di lingkungan modern akan tetapi juga memberikan kontribusi dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat menengah ke bawah

 

Pria berkacamata ini mengaku, upaya yang dilakukan tersebut telah membuahkan hasil dengan prestasi yang berhasil membawa FST sebagai lembaga yang siap bersaing dalam era globalisasi. Di antaranya, FST telah menjadi Pemenang Kategori Research & Development, 4th Indosat Wireless Innovation Contest (IWIC2009), Kelompok Dosen dan Peneliti atas nama dosen Imam Sophie, MT dan Arini, MT.

 

“Mereka berhasil mensejajarkan diri dengan peneliti dan dosen di lima perguruan tinggi ternama lain yang telah berdiri lebih dari 30 tahun di Indonesia dibanding kami yang baru menginjak usia delapan tahun berdiri dan menggondol uang sebesar seratus juta rupiah yang anggarannya dipergunakan untuk mematenkan konsep pengembangan akses perangkat wireless open access di salah satu perusahaan komunikasi terbesar di Indonesia tersebut,” tandasnya.

 

Prestasi lainnya, dengan terpilihnya alumni FST, Rafequl Rahman Awam sebagai The Best of Show  “Yahoo Mobile Developer Award (YMDA) 2009”, kategori Mahasiswa/Alumni – Rafequl, karya aplikasi layanan konten berita liga nasional dari VIVA News, bagi pencipta sepakbola tanah air.

 

”Rafequl juga menjadi pemenang Juara I kategori Student Project: Perguruan Tinggi, karya “Easy Hot Spot” dalam kompetisi Indonesia ICT Award (INAICTA) 2009. Dengan prestasi tersebut, terbukti lulusan FST dapat bersaing di tingkat internasional. Prestasi tersebut juga membuat pandangan yang positif pada FST dari negara lain,” ujarnya

 

FST juga berhasil menjadi Juara III dari partisipasi 100 sekolah tinggi dan universitas unggulan di Indonesia, yang diselenggarakan oleh Sun JAVA Microsystem dalam kompetisi “Open Jive Regional Challenge 2009 :  Blackbox” melalui tim yang terdiri dari mahasiswa FST. Kompetisi yang sudah berlangsung selama tiga tahun dengan perjuangan panjang akhirnya dapat menjadi juara tiga.

 

“Kami juga berhasil menjuarai ACM International Collegiate Programming Contest (ACM ACPC) 2008, Finalis tingkat Nasional dan mewakili Indonesia ranking 31 tingkat Regional Asia” tambahnya.

 

Pembantu Dekan Bidang Akademik FST, Dr Agus Salim mengatakan, prestasi yang diraih selama ini, telah mengantarkan FST untuk menjadi lembaga terkemuka yang dipercaya menjalin kerja sama dengan berbagai lembaga internasional “Melalui prestasi yang berhasil diraih Tim mahasiswa FST dalam kompetisi “Open Jive Regional Challenge 2009” yang diselenggarakan Sun JAVA Microsystem dengan Black box-nya, kita berhasil menjalin kerja sama yang lebih erat dengan Sun JAVA Microsystem yang ditandai dengan penandatanganan MoU beberapa waktu lalu” ujarnya tanpa bermaksud menyombongkan diri.

 

Namun, Agus mengaku prestasi yang diraih selama ini kurang maksimal. ”Prestasi yang diraih sivitas akademika FST baik dosen dan mahasiswa hanya berkutat pada program studi Teknik Informasi dan Sistem Informasi” tandasnya. Karena itu, pihaknya saat ini juga memfokuskan pada pengembangan prodi lain yaitu; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi) dan Agribisnis untuk turut berprestasi

 

”Langkah strategis yang dilakukan adalah dengan mengikutsertakan prodi yang kita miliki kedalam asosiasi atau lembaga keilmuan. Hal ini telah dilakukan dengan masuknya prodi MIPA ke dalam Badan Sains Nasional Perguruan Tinggi Negeri (BSN PTN), dan Agribisnis kedalam Forum Komunikasi Perguruan Tinggi Pertanian Indonesia. (FKPTPI)” ujarnya.

Setelah teregistrasi, lanjutnya, FST mendapatkan kesempatan yang sama untuk mengikuti berbagai event, kompetisi, dan penelitian yang dilakukan lembaga tersebut.” Seperti melalui BSN PTN, kami mendapat kesempatan untuk mengikutsertakan mahasiswa dalam Kompetisi Olimpiade Sains Nasional” ujarnya.

 

Hasilnya, mahasiswa FST berhasil meraih Juara Satu Lomba Olimpiade Fisika, Kimia, Matematika, dan Biologi untuk tingkat provinsi Banten.”Untuk tingkat nasional masih berjalan hingga saat ini. Semoga saja mahasiswa kami berhasil meraih prestasi yang membanggakan” harapnya.

 

Selain itu, prestasi lainnya, Nanang, yang saat ini tercatat sebagai salah satu mahasiswa prodi Fisika berhasil mempresentasikan hasil penelitiannya tentang pengembangan teknologi mesin berjalan dengan menggunakan bantalan udara dalam Forum Konsorsium Fisika se-Indonesia.

 

”Sisi menariknya, penelitian yang dilakukan Nanang merupakan model sarana transportasi melayang yang diharapkan menjadi kendaraan masa depan. Sisi menarik lainnya, hasil penelitian Nanang yang notabene mahasiswa disandingkan dengan hasil penelitian dosen Fisika se-Indonesia” ujarnya. []

FST Raih Prestasi, Tingkatkan Daya Saing di tengah Kompetisi Global

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter : Luthfi Destianto

 

Aplikasi dari suatu hasil penelitian yang dilakukan peneliti di bidang sains dan teknologi masih terbilang rendah jika dibandingkan jumlah penelitian di bidang tersebut. Kehadiran Fakultas Sains dan Teknologi (FST) selama ini telah memberikan warna bagi meningkatnya kuantitas penelitian yang selama ini dilakukan dengan melakukan tranformasi dalam mengintegrasikan penelitian di bidang sains dan teknologi dengan nilai keislaman, melalui pendidikan, penelitian, dan pengembangan, serta pengabdian masyarakat

 

Dekan FST Dr Syopiansyah Jaya Putra MSIS mengatkan, FST berperan aktif dalam mengembangkan keilmuan di bidang sains dan teknologi yang terintegrasi dengan nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan, dengan menghasilkan sarjana Muslim professional di bidang  sains dan teknologi  yang berwawasan global. ”Dengan demikian, penelitian FST diharapkan semakin dapat diaplikasikan dan meningkatkan daya rsaing perkembangan sains dan teknologi global,” ujarnya.

 

Syopian menambahkan, melalui  penelitian dan pengembangan, FST dapat menghasilkan karya-karya sains dan teknologi  yang diterapkan tidak hanya di lingkungan modern akan tetapi juga memberikan kontribusi dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat menengah ke bawah

 

Pria berkacamata ini mengaku, upaya yang dilakukan tersebut telah membuahkan hasil dengan prestasi yang berhasil membawa FST sebagai lembaga yang siap bersaing dalam era globalisasi. Di antaranya, FST telah menjadi Pemenang Kategori Research & Development, 4th Indosat Wireless Innovation Contest (IWIC2009), Kelompok Dosen dan Peneliti atas nama dosen Imam Sophie, MT dan Arini, MT.

 

“Mereka berhasil mensejajarkan diri dengan peneliti dan dosen di lima perguruan tinggi ternama lain yang telah berdiri lebih dari 30 tahun di Indonesia dibanding kami yang baru menginjak usia delapan tahun berdiri dan menggondol uang sebesar seratus juta rupiah yang anggarannya dipergunakan untuk mematenkan konsep pengembangan akses perangkat wireless open access di salah satu perusahaan komunikasi terbesar di Indonesia tersebut,” tandasnya.

 

Prestasi lainnya, dengan terpilihnya alumni FST, Rafequl Rahman Awam sebagai The Best of Show  “Yahoo Mobile Developer Award (YMDA) 2009”, kategori Mahasiswa/Alumni – Rafequl, karya aplikasi layanan konten berita liga nasional dari VIVA News, bagi pencipta sepakbola tanah air.

 

”Rafequl juga menjadi pemenang Juara I kategori Student Project: Perguruan Tinggi, karya “Easy Hot Spot” dalam kompetisi Indonesia ICT Award (INAICTA) 2009. Dengan prestasi tersebut, terbukti lulusan FST dapat bersaing di tingkat internasional. Prestasi tersebut juga membuat pandangan yang positif pada FST dari negara lain,” ujarnya

 

FST juga berhasil menjadi Juara III dari partisipasi 100 sekolah tinggi dan universitas unggulan di Indonesia, yang diselenggarakan oleh Sun JAVA Microsystem dalam kompetisi “Open Jive Regional Challenge 2009 :  Blackbox” melalui tim yang terdiri dari mahasiswa FST. Kompetisi yang sudah berlangsung selama tiga tahun dengan perjuangan panjang akhirnya dapat menjadi juara tiga.

 

“Kami juga berhasil menjuarai ACM International Collegiate Programming Contest (ACM ACPC) 2008, Finalis tingkat Nasional dan mewakili Indonesia ranking 31 tingkat Regional Asia” tambahnya.

 

Pembantu Dekan Bidang Akademik FST, Dr Agus Salim mengatakan, prestasi yang diraih selama ini, telah mengantarkan FST untuk menjadi lembaga terkemuka yang dipercaya menjalin kerja sama dengan berbagai lembaga internasional “Melalui prestasi yang berhasil diraih Tim mahasiswa FST dalam kompetisi “Open Jive Regional Challenge 2009” yang diselenggarakan Sun JAVA Microsystem dengan Black box-nya, kita berhasil menjalin kerja sama yang lebih erat dengan Sun JAVA Microsystem yang ditandai dengan penandatanganan MoU beberapa waktu lalu” ujarnya tanpa bermaksud menyombongkan diri.

 

Namun, Agus mengaku prestasi yang diraih selama ini kurang maksimal. ”Prestasi yang diraih sivitas akademika FST baik dosen dan mahasiswa hanya berkutat pada program studi Teknik Informasi dan Sistem Informasi” tandasnya. Karena itu, pihaknya saat ini juga memfokuskan pada pengembangan prodi lain yaitu; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi) dan Agribisnis untuk turut berprestasi

 

”Langkah strategis yang dilakukan adalah dengan mengikutsertakan prodi yang kita miliki kedalam asosiasi atau lembaga keilmuan. Hal ini telah dilakukan dengan masuknya prodi MIPA ke dalam Badan Sains Nasional Perguruan Tinggi Negeri (BSN PTN), dan Agribisnis kedalam Forum Komunikasi Perguruan Tinggi Pertanian Indonesia. (FKPTPI)” ujarnya.

Setelah teregistrasi, lanjutnya, FST mendapatkan kesempatan yang sama untuk mengikuti berbagai event, kompetisi, dan penelitian yang dilakukan lembaga tersebut.” Seperti melalui BSN PTN, kami mendapat kesempatan untuk mengikutsertakan mahasiswa dalam Kompetisi Olimpiade Sains Nasional” ujarnya.

 

Hasilnya, mahasiswa FST berhasil meraih Juara Satu Lomba Olimpiade Fisika, Kimia, Matematika, dan Biologi untuk tingkat provinsi Banten.”Untuk tingkat nasional masih berjalan hingga saat ini. Semoga saja mahasiswa kami berhasil meraih prestasi yang membanggakan” harapnya.

 

Selain itu, prestasi lainnya, Nanang, yang saat ini tercatat sebagai salah satu mahasiswa prodi Fisika berhasil mempresentasikan hasil penelitiannya tentang pengembangan teknologi mesin berjalan dengan menggunakan bantalan udara dalam Forum Konsorsium Fisika se-Indonesia.

 

”Sisi menariknya, penelitian yang dilakukan Nanang merupakan model sarana transportasi melayang yang diharapkan menjadi kendaraan masa depan. Sisi menarik lainnya, hasil penelitian Nanang yang notabene mahasiswa disandingkan dengan hasil penelitian dosen Fisika se-Indonesia” ujarnya. []