FST Kuatkan Pengelolaan Organisasi Berbasis Budaya Kerja

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter : Luthfi Destianto

FST, UIN Online – Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN menggelar Rapat Kerja Pimpinan (Rakerpim) pada Rabu-Jum’at (9-11/12) di Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Departemen Pendidikan Nasional di Cinangka, Sawangan, Bogor. Dalam Rakerpim tersebut, disepakati  untuk tahun anggaran 2010, FST akan menguatkan pengelolaan Organisasi Berbasis Budaya Kerja.

Pembantu Dekan Akademik Dr Agus Salim saat diwawancarai di ruang kerjanya mengatakan, melalui tema “Penguatan Budaya Organisasi Fakultas Sains dan Teknologi UIN Jakarta, Guna Optimalisasi Pengelolaan Berbasis Kinerja” diharapkan mempunyai semangat baru dalam membangun kinerja lebih baik menyongsong 2010. “Semangat tersebut karena kami ingin mengoptimalkan kinerja setiap unit di fakultas agar dapat melakukan kinerja yang baik nantinya. Karena itu, Rancangan Anggaran Bersama (RAB) 2010 akan mulai berbasis kinerja” ujarnya.

“Bedanya, dahulu program didanai dengan seberapa besar kegiatan yang diadakan, kini yang didanai merupakan program yang berdasarkan usulan rencana strategis yang dirancang dari seluruh unit di FST termasuk seluruh program studi (prodi)” tambahnya.

Dalam Rakerpim tersebut, dibahas agenda meliputi evaluasi program kerja selama tahun 2009, dan rekomendasi program tahun 2010. Dalam evaluasi program kerja, secara umum tercatat progress yang telah dicapai yang merupakan program baru dibanding tahun sebelumnya

“Salah satunya, kami laporkan tahun ini, tujuh program studi FST telah mendapat persetujuan dan validasi EPSBED (Evaluasi Program Studi Berdasarkan Evaluasi Diri) dari Departemen Pendidikan Nasional. Maknanya, kami berhak mendapatkan pendanaan DIPA hibah dari Depdiknas selama tahun anggaran 2010 untuk mengoptimalkan kinerja” katanya.

Selain itu, lanjut Agus, selama tahun 2009 ini, telah dilakukan identifikasi pola pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui rancangan blue print Standard Operating Procedur (SOP), dan perancangan Sistem Informasi dan Akademik (SIMAK) FST yang diintegrasikan dengan SIMPERTI UIN, terbentuknya unit penunjang program fakultas seperti; Pusat Data dan Informasi (PUSDATIN), Pusat Jaminan Mutu (PJM), Pusat Karir dan Promosi (PUSKARIR), dan menambah kuantitas kerja sama yang dilakukan dengan La Trobe University, Sun Microsystem, dan UI CCIT.

Namun, kedepan masih banyak dilakukan perbaikan, seperti; percepatan jumlah kuantitas SDM yang rasionya hingga kini masih 1 : 60 (satu dosen mengampu 60 mahasiswa), format RAB ditingkat universitas masih dilakukan perubahan di tengah jalan, dan sarana prasarana yang masih harus dibenahi.

Karena itu, lanjutnya, tahun 2010 kinerja akan difokuskan pada implementasi SIMAK, SOP, dan kerja sama yang telah dilakukan selama ini baik nasional maupun internasional. ”Kinerja ini akan berjalan beriringan dengan perbaikan yang terus dilakukan melalui penambahan jumlah SDM dan regulasi yang kuat dari pusat (pemerintah maupun rektorat)” ujarnya.

Agus berharap, dengan didukung program yang konsisten, diperkuat dengan sarana prasarana yang memadai, dan RAB yang konsisten, maka jalan mewujudkan visi FST menjadi lembaga pendidikan tinggi terkemuka, baik di tingkat nasional maupun internasional dalam mengintegrasikan Sains dan teknologi dengan nilai keislaman dan keindonesiaan dapat terwujud. []

 

 

FST Kuatkan Pengelolaan Organisasi Berbasis Budaya Kerja

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter : Luthfi Destianto

FST, UIN Online – Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN menggelar Rapat Kerja Pimpinan (Rakerpim) pada Rabu-Jum’at (9-11/12) di Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Departemen Pendidikan Nasional di Cinangka, Sawangan, Bogor. Dalam Rakerpim tersebut, disepakati  untuk tahun anggaran 2010, FST akan menguatkan pengelolaan Organisasi Berbasis Budaya Kerja.

Pembantu Dekan Akademik Dr Agus Salim saat diwawancarai di ruang kerjanya mengatakan, melalui tema “Penguatan Budaya Organisasi Fakultas Sains dan Teknologi UIN Jakarta, Guna Optimalisasi Pengelolaan Berbasis Kinerja” diharapkan mempunyai semangat baru dalam membangun kinerja lebih baik menyongsong 2010. “Semangat tersebut karena kami ingin mengoptimalkan kinerja setiap unit di fakultas agar dapat melakukan kinerja yang baik nantinya. Karena itu, Rancangan Anggaran Bersama (RAB) 2010 akan mulai berbasis kinerja” ujarnya.

“Bedanya, dahulu program didanai dengan seberapa besar kegiatan yang diadakan, kini yang didanai merupakan program yang berdasarkan usulan rencana strategis yang dirancang dari seluruh unit di FST termasuk seluruh program studi (prodi)” tambahnya.

Dalam Rakerpim tersebut, dibahas agenda meliputi evaluasi program kerja selama tahun 2009, dan rekomendasi program tahun 2010. Dalam evaluasi program kerja, secara umum tercatat progress yang telah dicapai yang merupakan program baru dibanding tahun sebelumnya

“Salah satunya, kami laporkan tahun ini, tujuh program studi FST telah mendapat persetujuan dan validasi EPSBED (Evaluasi Program Studi Berdasarkan Evaluasi Diri) dari Departemen Pendidikan Nasional. Maknanya, kami berhak mendapatkan pendanaan DIPA hibah dari Depdiknas selama tahun anggaran 2010 untuk mengoptimalkan kinerja” katanya.

Selain itu, lanjut Agus, selama tahun 2009 ini, telah dilakukan identifikasi pola pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui rancangan blue print Standard Operating Procedur (SOP), dan perancangan Sistem Informasi dan Akademik (SIMAK) FST yang diintegrasikan dengan SIMPERTI UIN, terbentuknya unit penunjang program fakultas seperti; Pusat Data dan Informasi (PUSDATIN), Pusat Jaminan Mutu (PJM), Pusat Karir dan Promosi (PUSKARIR), dan menambah kuantitas kerja sama yang dilakukan dengan La Trobe University, Sun Microsystem, dan UI CCIT.

Namun, kedepan masih banyak dilakukan perbaikan, seperti; percepatan jumlah kuantitas SDM yang rasionya hingga kini masih 1 : 60 (satu dosen mengampu 60 mahasiswa), format RAB ditingkat universitas masih dilakukan perubahan di tengah jalan, dan sarana prasarana yang masih harus dibenahi.

Karena itu, lanjutnya, tahun 2010 kinerja akan difokuskan pada implementasi SIMAK, SOP, dan kerja sama yang telah dilakukan selama ini baik nasional maupun internasional. ”Kinerja ini akan berjalan beriringan dengan perbaikan yang terus dilakukan melalui penambahan jumlah SDM dan regulasi yang kuat dari pusat (pemerintah maupun rektorat)” ujarnya.

Agus berharap, dengan didukung program yang konsisten, diperkuat dengan sarana prasarana yang memadai, dan RAB yang konsisten, maka jalan mewujudkan visi FST menjadi lembaga pendidikan tinggi terkemuka, baik di tingkat nasional maupun internasional dalam mengintegrasikan Sains dan teknologi dengan nilai keislaman dan keindonesiaan dapat terwujud. []