Gedung Rektorat, BERITA UIN Online – Fakultas Sains dan Teknologi (FST) mulai tahun akademik 2016/2017 ini membuka program studi (Prodi) baru, yakni Prodi Teknik Pertambangan untuk program Strata 1 (S1). Prodi tersebut dibuka menyusul dikeluarkannya izin penyelenggaraan oleh Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi bernomor 195/KPT/I/2016 tertanggal 27 Mei 2016.

Demikian siaran pers Humas UIN Jakarta yang diterima BERITA UIN Online, Kamis (2/6). Siaran pers juga menyebutkan bahwa pembukaan Prodi Teknik Pertambangan akan dimulai tahun ini melalui seleksi penerimaan mahasiswa baru jalur Mandiri atau SPMB Mandiri.

“Penerimaan calon mahasiswa baru untuk Prodi Teknik Pertambangan sudah dibuka melalui jalur ujian Mandiri. Ketentuan dan mekanisme pendaftarannya sama dengan prodi-prodi lain,“ kata Kepala Humas Feni Arifiani, MH.

Feni juga menjelaskan, pembukaan Prodik Teknik Pertambangan mendesak dilakukan mengingat Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah. Hingga kini sumber daya alam tersebut belum banyak tereksplorasi dan tereksploitasi lantaran masih sedikitnya tenaga ahli dari dalam negeri di bidang pertambangan.

“Kita berharap dengan dibukanya prodi baru ini akan mendapatkan banyak peminat. Peluang untuk bekerja di ladang pertambangan pun masih terbuka dengan luas,” jelasnya.

Dengan dibukanya Prodi Teknik Pertambangan, jumlah prodi di FST dengan demikian bertambah menjadi delapan prodi. Sedangkan untuk program Magister (S2), FST baru membuka satu prodi, yakni Prodi Agribisnis. (NS)

Share This