Forsa Gelar Kejuaraan Nasional Karate

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter: Nuraini Lyna Wulandari

Student Center, UIN Online – Federasi Olahraga Mahasiswa (Forsa) UIN Jakarta menggelar Kejuaraan Nasional Karate Open UIN Cup 2010 yang bertempat di Student Center, Jum’at (11/6).

Dari pantauan UIN Online, Jumat (11/6), tampak lebih dari 50 kontingen atletatlet karate dari seluruh Indonesia memadati arena  acara.    Mereka akan memperebutkan Piala Rektor Bergilir.    Menurut panitia , Lila, kejuaraan tersebut diselenggarakan untuk mencari bibit atlet baru. “Untuk di UIN sendiri, kejuaraan nasional ini sudah kedua kalinya terselenggara. Keinginan kami dengan adanya kejuaraan ini mampu menghasilkan bibit-bibit atlet karate yang baru,”katanya.

Lila menambahkan,kejuaran tersebut diikuti sekitar tujuh ratus peserta dari seluruh Indonesia. Kelas kejuaran terbagi atas enam kelas, yakni Usia Dini, Pra-Pemula, Pemula, Kadet, Junior dan senior, untuk usia berkisar antara enam sampai dengan delapan belas tahun keatas.

Rencananya, kejuaraan akan berlangsung selama tiga hari, Jumat-Minggu, 11-13 Juni 2010. Setiap pertandingan  langsung mengumumkan hasil pemenang dari setiap kategori.

Sehari sebelum pertandingan berlangsung, panitia mengadakan technical meeting untuk memberikan informasi kepada para peserta tentang peraturan pertandingan, jadwal pertandingan, dan peserta pertandingan.

Untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan, panitia menyediakan satu unit mobil ambulance dari Rumah Sakit UIN Jakarta. Demi keamanan, peserta usia 6 sampai 14 tahun wajib menggunakan face mask (masker wajah), body protector (pelindung tubuh) dan foot protector (sepatu karate).

Lila mengakui, kans UIN Jakarta untuk memenangkan laga tersebut sangat besar. “Sebagai tuan rumah, menjadi juara umum adalah merupakan harapan terbesar kami. Karena dengan hasil kejuaraan ini selanjutnya para atlet akan dikirim ke  Kejuaraan Nasional Tingkat DKI, sehingga bisa mengharumkan nama UIN Jakarta,” paparnya.

Kontingen yang berasal dari UIN Jakarta sendiri mencapai 30 peserta. Sedangkan untuk dewan juri berasal dari Federasi Olah Raga Karate Indonesia (FORKI).

Sebagai hadiah, panitia memberikan medali, piala, souvenir dan sertifikat kepada semua peserta. Namun, untuk peserta yang memenangkan juara umum akan mendapatkan Piala Rektor Bergilir.
Sejak kejuaraan dibuka, Jum’at (11/6), sedikitnya 40 peserta telah bertanding pada kejuaraan tersebut. []

Forsa Gelar Kejuaraan Nasional Karate

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter: Nuraini Lyna Wulandari

Student Center, UIN Online – Federasi Olahraga Mahasiswa (Forsa) UIN Jakarta menggelar Kejuaraan Nasional Karate Open UIN Cup 2010 yang bertempat di Student Center, Jum’at (11/6).

Dari pantauan UIN Online, Jumat (11/6), tampak lebih dari 50 kontingen atletatlet karate dari seluruh Indonesia memadati arena  acara.    Mereka akan memperebutkan Piala Rektor Bergilir.    Menurut panitia , Lila, kejuaraan tersebut diselenggarakan untuk mencari bibit atlet baru. “Untuk di UIN sendiri, kejuaraan nasional ini sudah kedua kalinya terselenggara. Keinginan kami dengan adanya kejuaraan ini mampu menghasilkan bibit-bibit atlet karate yang baru,”katanya.

Lila menambahkan,kejuaran tersebut diikuti sekitar tujuh ratus peserta dari seluruh Indonesia. Kelas kejuaran terbagi atas enam kelas, yakni Usia Dini, Pra-Pemula, Pemula, Kadet, Junior dan senior, untuk usia berkisar antara enam sampai dengan delapan belas tahun keatas.

Rencananya, kejuaraan akan berlangsung selama tiga hari, Jumat-Minggu, 11-13 Juni 2010. Setiap pertandingan  langsung mengumumkan hasil pemenang dari setiap kategori.

Sehari sebelum pertandingan berlangsung, panitia mengadakan technical meeting untuk memberikan informasi kepada para peserta tentang peraturan pertandingan, jadwal pertandingan, dan peserta pertandingan.

Untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan, panitia menyediakan satu unit mobil ambulance dari Rumah Sakit UIN Jakarta. Demi keamanan, peserta usia 6 sampai 14 tahun wajib menggunakan face mask (masker wajah), body protector (pelindung tubuh) dan foot protector (sepatu karate).

Lila mengakui, kans UIN Jakarta untuk memenangkan laga tersebut sangat besar. “Sebagai tuan rumah, menjadi juara umum adalah merupakan harapan terbesar kami. Karena dengan hasil kejuaraan ini selanjutnya para atlet akan dikirim ke  Kejuaraan Nasional Tingkat DKI, sehingga bisa mengharumkan nama UIN Jakarta,” paparnya.

Kontingen yang berasal dari UIN Jakarta sendiri mencapai 30 peserta. Sedangkan untuk dewan juri berasal dari Federasi Olah Raga Karate Indonesia (FORKI).

Sebagai hadiah, panitia memberikan medali, piala, souvenir dan sertifikat kepada semua peserta. Namun, untuk peserta yang memenangkan juara umum akan mendapatkan Piala Rektor Bergilir.
Sejak kejuaraan dibuka, Jum’at (11/6), sedikitnya 40 peserta telah bertanding pada kejuaraan tersebut. []