FLAT Bahasa Gelar “International Cultural Festival”

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

 

Reporter: Nur Fitriyani

Aula Madya, BERITA UIN Online – Unit kegiatan mahasiswa (UKM) FLAT Bahasa mengadakan serial diskusi selama tiga hari (28-30/11) di Aula Madya. Diskusi ini digelar dalam rangka “International Cultural Festival” dengan menghadirkan narasumber dari berbagai ahli.

Pada diskusi hari pertama, tema yang dibahas sekitar keragaman budaya di berbagai negara. Diskusi ini menampilkan narasumber Barbara Lawler dari Initiatives of Change Australia dan Dominique Robuert dari Institut Francis Indonesia. Diskusi hari kedua mengupas keunggulan teknologi dan kebudayaan Jepang sebagai negara maju dengan narasumber Pembantu Dekan Bidang Akademik Fakultas Sains dan Teknologi UIN Jakarta Dr Agus Salim  dan Prof Mishima dari Fukuoka University Jepang. Sedangkan diskusi hari ketiga membahas tentang analisis tanda dalam budaya (linguistik, sastra, dan media). Narasumber yang tampil adalah Hilmi Akmal, M.Hum dari Lunguistic dan Literature Club dan dosen komunikasi Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Jakarta Dr Rully Nasrullah, M.Si.

Winda, salah satu panitia menjelaskan, diskusi di antaranya bertujuan untuk mengenalkan berbagai hal yang menyangkut aspek keragaman bahasa dan kebudayaan di dunia. “Kita lihat bahwa keragaman bahasa dan kebudayaan di dunia itu cukup luas, sehingga kita patut mengetahuinya,” katanya.

Puncak acara festival, menurut rencana, akan digelar Sabtu (1/12) mendatang di lapangan parkir kampus UIN Jakarta dengan tajuk “Bridging Unity to the Beauty of Diversity”. Puncak festival akan diisi dengan berbagai acara, antara lain penampilan Naru Band, Cover Dance JKT 48, pameran pendidikan (Inggris, Amerika, Australia), pameran kebudayaan, dan Cosplay Anime. Tak hanya itu, sejumlah UKM di kampus UIN Jakarta akan ikut serta memeriahkan acara ini.