FKIK-Kota Tangsel Jalin Kerja Sama Bidang Kesehatan

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Ruang Sidang Utama, UINJKT Online – Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Jakarta menandatangani kerja sama dengan Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel), Banten, dalam pembangunan bidang kesehatan masyarakat. Naskah kerja sama ditandatangani antara Dekan FKIK Prof Dr dr MK Tadjudin SpAnd dan Pejabat Walikota Tangsel Ir HM Shaleh MT di Ruang Sidang Utama Gedung Rektorat, Jumat (10/7).

Penandatangan kerja sama disaksikan Sekretaris Daerah Kota Tangsel Nanang Komara dan Camat Ciputat Timur T Zulfuad. Sementara dari UIN Jakarta tampak hadir Pembantu Dekan Bidang Administrasi Umum FKIK Drs Ahmad Gholib MAg, Kepala Biro AAK Drs Abd Shomad MA dan Kepala Biro AUK Drs Hamid Sholihin MPd.

Dekan FKIK MK Tadjudin mengatakan, kerja sama FKIK dengan Pemkot Tangsel diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi pembangunan di bidang kesehatan masyarakat. Hal ini mengingat bukan saja posisi FKIK UIN Jakarta yang berada di wilayah Tangsel tapi juga kota yang baru dimekarkan dari Kabupaten Tangerang itu masih membutuhkan bantuan dalam pembangunan bidang kesehatan. “Lagi pula lulusan FKIK kini sudah banyak yang bekerja di sejumlah Puskesmas di Kota Tangsel,” ujar dokter spesialis andrologi itu.

Pembangunan bidang kesehatan yang akan dilakukan FKIK, menurut mantan Rektor Universitas Indonesia itu, tak hanya diwujudkan dalam bentuk pengembangan sumberdaya manusia tapi juga pendirian gedung Puskesmas baru di wilayah Tangsel. “FKIK akan membangunkan dua buah gedung baru Puskesmas guna menambah 10 gedung Puskesmas yang dimiliki Kota Tangsel saat ini,” katanya.

Walikota Tangsel HM Shaleh menyambut positif atas ditandatanganinya kerja sama bidang kesehatan dengan FKIK UIN Jakarta. Namun, di masa mendatang ia pun berharap dapat bekerja sama dengan seluruh fakultas yang ada di UIN Jakarta. “Kota Tangsel masih membutuhkan banyak kontribusi dari UIN Jakarta, terutama untuk membangun mental masyarakat,” katanya.

Karen itu, ia pun berjanji akan lebih memprioritaskan dalam penyerapan tenaga lulusan UIN Jakarta dan kampus lain seperti UMJ dan Unpam yang ada di wilayah Kota Tangsel. “Ini bukan KKN karena prosedurnya tetap harus ditempuh,” kilahnya.

Bantuan Pemkot Tangsel terhadap UIN Jakarta juga dilakukan dengan upaya pelebaran Jalan Kertamukti yang menghubungkan kampus I dan kampus II. Menurut walikota, Jalan Kertamukti saat ini sedang dalam tahap pelebaran untuk memudahkan akses ke kampus II. “Mudah-mudahan saja tahun ini pembangunannya dapat segera diselesaikan dengan lancar,” ujar mantan Kepala Dinas Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Banten itu. (ns)

 

FKIK-Kota Tangsel Jalin Kerja Sama Bidang Kesehatan

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Ruang Sidang Utama, UINJKT Online – Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Jakarta menandatangani kerja sama dengan Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel), Banten, dalam pembangunan bidang kesehatan masyarakat. Naskah kerja sama ditandatangani antara Dekan FKIK Prof Dr dr MK Tadjudin SpAnd dan Pejabat Walikota Tangsel Ir HM Shaleh MT di Ruang Sidang Utama Gedung Rektorat, Jumat (10/7).

Penandatangan kerja sama disaksikan Sekretaris Daerah Kota Tangsel Nanang Komara dan Camat Ciputat Timur T Zulfuad. Sementara dari UIN Jakarta tampak hadir Pembantu Dekan Bidang Administrasi Umum FKIK Drs Ahmad Gholib MAg, Kepala Biro AAK Drs Abd Shomad MA dan Kepala Biro AUK Drs Hamid Sholihin MPd.

Dekan FKIK MK Tadjudin mengatakan, kerja sama FKIK dengan Pemkot Tangsel diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi pembangunan di bidang kesehatan masyarakat. Hal ini mengingat bukan saja posisi FKIK UIN Jakarta yang berada di wilayah Tangsel tapi juga kota yang baru dimekarkan dari Kabupaten Tangerang itu masih membutuhkan bantuan dalam pembangunan bidang kesehatan. “Lagi pula lulusan FKIK kini sudah banyak yang bekerja di sejumlah Puskesmas di Kota Tangsel,” ujar dokter spesialis andrologi itu.

Pembangunan bidang kesehatan yang akan dilakukan FKIK, menurut mantan Rektor Universitas Indonesia itu, tak hanya diwujudkan dalam bentuk pengembangan sumberdaya manusia tapi juga pendirian gedung Puskesmas baru di wilayah Tangsel. “FKIK akan membangunkan dua buah gedung baru Puskesmas guna menambah 10 gedung Puskesmas yang dimiliki Kota Tangsel saat ini,” katanya.

Walikota Tangsel HM Shaleh menyambut positif atas ditandatanganinya kerja sama bidang kesehatan dengan FKIK UIN Jakarta. Namun, di masa mendatang ia pun berharap dapat bekerja sama dengan seluruh fakultas yang ada di UIN Jakarta. “Kota Tangsel masih membutuhkan banyak kontribusi dari UIN Jakarta, terutama untuk membangun mental masyarakat,” katanya.

Karen itu, ia pun berjanji akan lebih memprioritaskan dalam penyerapan tenaga lulusan UIN Jakarta dan kampus lain seperti UMJ dan Unpam yang ada di wilayah Kota Tangsel. “Ini bukan KKN karena prosedurnya tetap harus ditempuh,” kilahnya.

Bantuan Pemkot Tangsel terhadap UIN Jakarta juga dilakukan dengan upaya pelebaran Jalan Kertamukti yang menghubungkan kampus I dan kampus II. Menurut walikota, Jalan Kertamukti saat ini sedang dalam tahap pelebaran untuk memudahkan akses ke kampus II. “Mudah-mudahan saja tahun ini pembangunannya dapat segera diselesaikan dengan lancar,” ujar mantan Kepala Dinas Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Banten itu. (ns)