Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Jakarta menggelar sumper Ners bagi 35 mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan di Auditorium Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Rabu (22/02)

Auditorium FKIK, BERITA UIN Online— Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Jakarta menggelar sumpah Ners bagi 35 mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan di Auditorium Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Rabu (22/02). Dari total 35 mahasiswa tersebut terdiri dari 31 perempuan dan empat laki-laki. Ke-35 ners tersebut sebelumnya dinyatakan lulus Uji Kompetensi Ners Indonesia (UKNI).

Kegiatan yang dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UIN Jakarta Prof Dr Yusron Razak MA tersebut, dihadiri pula oleh Dekan FKIK Prof Dr Arif Sumantri MKes, Ketua DPW PPNI (Persatuan Perawat Nasional Indonesia) Tangerang Selatan H. Andin Syaipudin S.Kep,  Direktur RSU Patmawati Dr Mochammad Syafar Tianung, Kepala Prodi Ilmu Keperawatan, para Wakil Dekan, para rohaniawan, para orang tua dan tamu undangan.

Dalam sambutanya, Yusron berpesan bahwa ners sebagai garda terdepan dalam pelayanan kepada pasien baik di rumah sakit atau dilingkungan sekitar. Beliau pun berpesan, agar lulusan ners FKIK UIN dimohon tetap menjaga citra almamater UIN Jakarta sebagai universitas Islam.

“Tolong jaga identitas UIN Jakarta sebagai universitas Islam dimana pun kalian berada. Karena banyak sekali kritikan tentang luhurnya ajaran Islam yang tidak diaplikasikan dalam kehidupan seorang Muslim. Jadi, kalian harus selalu berusaha, ajaran Islam yang luhur tersebut diaplikasikan dalam kehidupan kalian,” harapnya.

Senada dengan wakil rektor, Dekan FKIK UIN Jakarta berharap, dengan adanya sumpah ners ini, mampu menjadikan perawat lebih bertanggungjawab akan apa yang telah dibebankan kepadanya, dan semoga ners UIN Jakarta diterima oleh masyarakat luas

Pelaksanaan kegiatan angkat janji sumpah ners sendiri dimaksudkan untuk memberikan perlindungan legal etik  dan keabsahan sebagai  lulusan ners. Tujuan dari kegiatan angkat janji sumpah ners adalah untuk mensahkan dan meluluskan  profesi ners di  Program Studi Ilmu Keperawatan UIN Jakarta.

Masih di tempat yang sama, Syafar Tianung mengatakan, bahwa sumpah Ners menjadi momen yang sakral bagi para mahasiswa serta orang tua dan juga para dosen keperawatan. “Momen ini diharapkan menjadi jalan untuk menjalin kerjasama dalam hal penelitian atau joint research antara RSUP dan FKIK yang dapat menghasilkan penelitian dalam bidang keperawatan,” ujarnya. (lrf/Hmn)

 

Share This