FKIK Bantu Korban Gempa Sumbar

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter: Akhwani Subkhi

Gedung FITK, UIN OnlineGempa bumi yang meluluhlantakkan kota Padang dan wilayah Sumatera Barat lainnya, pada 30 September lalu, mengundang simpati masyarakat dari berbagai kalangan, tak terkecuali Keluarga Besar Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK). Untuk meringankan beban para korban gempa, FKIK bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang menggelar donor darah di Ruang Teater Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), Jumat (16/10).

Menurut penanggungjawab kegiatan Hutomo Widiatmojo, aksi sosial ini itu merupakan bentuk kepedulian FKIK terhadap para korban bencana. Setiap ada bencana FKIK, kata dia, selalu turun tangan membantu para korban dalam penanganan masalah kesehatannya. Aksi donor darah mendapatkan respon positif dari sivitas akademika. Setidaknya ada dua ratusan sivitas akademika yang ingin menyumbangkan darahnya untuk para korban gempa.

“Para pendonor bukan hanya mahasiswa, tapi juga dosen dan karyawan,” kata mahasiswa yang kerap di sapa Tomo ini. Dia menjelaskan aksi donor darah sedikitnya berhasil mengumpulkan 150 buah kantung darah. Rencananya darah tersebut akan secepatnya dikirimkan ke Sumatera Barat dalam beberapa hari mendatang.

Selain memberikan bantuan darah, FKIK juga memberikan obat-obatan sebanyak 4 dus berupa obat antibiotik, batuk, dan demam, bantuan dana sebanyak satu juta rupiah, dan mengirimkan tiga mahasiswa Jurusan Pendidikan Dokter untuk menjadi tim rescue. “Mudah-mudahan semua bantuan yang kita berikan dapat bermanfaat bagi para korban,” harapnya. []

FKIK Bantu Korban Gempa Sumbar

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter: Akhwani Subkhi

Gedung FITK, UIN OnlineGempa bumi yang meluluhlantakkan kota Padang dan wilayah Sumatera Barat lainnya, pada 30 September lalu, mengundang simpati masyarakat dari berbagai kalangan, tak terkecuali Keluarga Besar Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK). Untuk meringankan beban para korban gempa, FKIK bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang menggelar donor darah di Ruang Teater Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), Jumat (16/10).

Menurut penanggungjawab kegiatan Hutomo Widiatmojo, aksi sosial ini itu merupakan bentuk kepedulian FKIK terhadap para korban bencana. Setiap ada bencana FKIK, kata dia, selalu turun tangan membantu para korban dalam penanganan masalah kesehatannya. Aksi donor darah mendapatkan respon positif dari sivitas akademika. Setidaknya ada dua ratusan sivitas akademika yang ingin menyumbangkan darahnya untuk para korban gempa.

“Para pendonor bukan hanya mahasiswa, tapi juga dosen dan karyawan,” kata mahasiswa yang kerap di sapa Tomo ini. Dia menjelaskan aksi donor darah sedikitnya berhasil mengumpulkan 150 buah kantung darah. Rencananya darah tersebut akan secepatnya dikirimkan ke Sumatera Barat dalam beberapa hari mendatang.

Selain memberikan bantuan darah, FKIK juga memberikan obat-obatan sebanyak 4 dus berupa obat antibiotik, batuk, dan demam, bantuan dana sebanyak satu juta rupiah, dan mengirimkan tiga mahasiswa Jurusan Pendidikan Dokter untuk menjadi tim rescue. “Mudah-mudahan semua bantuan yang kita berikan dapat bermanfaat bagi para korban,” harapnya. []