FITK Raih ISO 9001:2008

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Gedung FITK, UIN Online – Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), salah satu lembaga pendidikan dan tenaga kependidikan (LPTK) di Indonesia, meraih sertifikat Sistem Manajemen Mutu (SMM) ISO 9001:2008 dari Sucofindo International Certification Services. Pemberian sertifikat ISO dilakukan karena FITK dianggap berhasil dalam menyelenggarakan pendidikan di Indonesia.

Pemberian sertifikat ISO 9001:2008 diserahkan langsung Direktur Utama PT Sucofindo Arief Safari MBA kepada Dekan FITK Prof Dr Dede Rosyada di Ruang Sidang Gedung FITK lantai II, Kamis (29/10). Turut hadir Rektor Prof Dr Komaruddin Hidayat serta sejumlah dekan fakultas.

Menurut Dede, perolehan sertifikat ISO 9001:2008 bagi FITK merupakan salah satu bukti komitmen sivitas akademika FITK untuk menyelenggarakan lembaga pendidikan dan tenaga kependidikan yang bermutu dan memuaskan. Komitmen itu sesuai dengan moto FITK, yakni unggul, profesional, dan kompetitif.

“Untuk memperoleh sertifikat ISO 9001:2008 itu tidak mudah. Banyak aspek yang harus dipersiapkan untuk dinilai, misalnya SDM, fasilitas, finansial, pelayanan, dan sistem administrasi. Sementara dari sisi waktu, penilaian portofolionya lumayan lama,” paparnya.

Namun, berkat komitmen dan semangat untuk menjadikan FITK sebagai LPTK bermutu, proses auditingnya berjalan lancar. Dede berharap dengan perolehan sertifikat ISO 9001:2008 ini mutu dan pelayanan pendidikan di UIN, khususnya FITK, dapat dilakukan dengan baik.

Ketua Tim Pelaksana ISO 9001:2008 FITK Drs Rusydi Zakaria MPd mengatakan, untuk meraih sertifikat ISO tersebut timnya yang dibantu lima orang telah bekerja cukup ekstra selama hampir satu tahun. Sementara ruang lingkup yang disertifikasi antara lain proses penyelenggaraan pendidikan di tingkat program studi dengan 11 prodi, perpustakaan, laboratorium, dan tata usaha.

Selama proses sertifikasi, katanya, tak sedikit kendala yang dihadapi, misalnya pada penyiapan portofolio dosen mengajar. “Terus terang, karena banyak form yang harus diisi, banyak dosen yang kerepotan, apalagi jika dosen itu mengajar beberapa mata kuliah,” jelasnya. Di antara form yang harus diisi dosen adalah silabi, kisi-kisi soal ujian, kontrak belajar dengan mahasiswa, dan SAP.

Sucofindo merupakan salah satu lembaga pensertifikasi sistem manajemen mutu di Indonesia. Lembaga ini, menurut Dirut Sucofindo Ir  Arief Safari MBA, telah menerbitkan sedikitnya 521 setifikat ISO 9001, 70 sertifikat ISO 14001, 16 sertifikat HACCP, 1 sertifikat Pangan Organik, 1 sertifikat ISO 22000, dan 62 sertifikat OHSAS 18001. (ns)

FITK Raih ISO 9001:2008

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Gedung FITK, UIN Online – Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), salah satu lembaga pendidikan dan tenaga kependidikan (LPTK) di Indonesia, meraih sertifikat Sistem Manajemen Mutu (SMM) ISO 9001:2008 dari Sucofindo International Certification Services. Pemberian sertifikat ISO dilakukan karena FITK dianggap berhasil dalam menyelenggarakan pendidikan di Indonesia.

Pemberian sertifikat ISO 9001:2008 diserahkan langsung Direktur Utama PT Sucofindo Arief Safari MBA kepada Dekan FITK Prof Dr Dede Rosyada di Ruang Sidang Gedung FITK lantai II, Kamis (29/10). Turut hadir Rektor Prof Dr Komaruddin Hidayat serta sejumlah dekan fakultas.

Menurut Dede, perolehan sertifikat ISO 9001:2008 bagi FITK merupakan salah satu bukti komitmen sivitas akademika FITK untuk menyelenggarakan lembaga pendidikan dan tenaga kependidikan yang bermutu dan memuaskan. Komitmen itu sesuai dengan moto FITK, yakni unggul, profesional, dan kompetitif.

“Untuk memperoleh sertifikat ISO 9001:2008 itu tidak mudah. Banyak aspek yang harus dipersiapkan untuk dinilai, misalnya SDM, fasilitas, finansial, pelayanan, dan sistem administrasi. Sementara dari sisi waktu, penilaian portofolionya lumayan lama,” paparnya.

Namun, berkat komitmen dan semangat untuk menjadikan FITK sebagai LPTK bermutu, proses auditingnya berjalan lancar. Dede berharap dengan perolehan sertifikat ISO 9001:2008 ini mutu dan pelayanan pendidikan di UIN, khususnya FITK, dapat dilakukan dengan baik.

Ketua Tim Pelaksana ISO 9001:2008 FITK Drs Rusydi Zakaria MPd mengatakan, untuk meraih sertifikat ISO tersebut timnya yang dibantu lima orang telah bekerja cukup ekstra selama hampir satu tahun. Sementara ruang lingkup yang disertifikasi antara lain proses penyelenggaraan pendidikan di tingkat program studi dengan 11 prodi, perpustakaan, laboratorium, dan tata usaha.

Selama proses sertifikasi, katanya, tak sedikit kendala yang dihadapi, misalnya pada penyiapan portofolio dosen mengajar. “Terus terang, karena banyak form yang harus diisi, banyak dosen yang kerepotan, apalagi jika dosen itu mengajar beberapa mata kuliah,” jelasnya. Di antara form yang harus diisi dosen adalah silabi, kisi-kisi soal ujian, kontrak belajar dengan mahasiswa, dan SAP.

Sucofindo merupakan salah satu lembaga pensertifikasi sistem manajemen mutu di Indonesia. Lembaga ini, menurut Dirut Sucofindo Ir  Arief Safari MBA, telah menerbitkan sedikitnya 521 setifikat ISO 9001, 70 sertifikat ISO 14001, 16 sertifikat HACCP, 1 sertifikat Pangan Organik, 1 sertifikat ISO 22000, dan 62 sertifikat OHSAS 18001. (ns)