Gedung FEB, BERITA UIN Online— Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UIN Jakarta dijadwalkan menggelar konferensi internasional pertama tentang ekonomi, bisnis, dan keuangan Islam di Jakarta, Rabu-Kamis, 11-12 Oktober mendatang. Selain mengundang para pakar di bidangnya, FEB mengajak para dosen dan peneliti ekonomi syariah berpartisipasi untuk menyampaikan hasil risetnya di bidang tersebut.

Demikian disampaikan Dekan FEB, Dr Arief Mufraini Lc MA, saat membuka Rapat Dosen FEB di Ruang Teater Lantai 2 Gedung FEB, Selasa (15/08/2017). Menurutnya, konferensi internasional digelar untuk mewadahi pertukaran informasi dan wawasan para pengajar dan peneliti bidang ekonomi, bisnis dan keuangan Islam.

“Konferensi ini konferensi pertama berbicara tentang gagasan dan praktik ekonomi, bisnis, dan keuangan Islam dari sudut keilmuan maupun praktik yang selama ini berkembang di industry keuangan dan perbankan nasional global,” paparnya.

Konferensi sendiri, jelasnya, mengambil tema Global Challenge in Islamic Finance, Economic, and Business Stability. Tema ini diambil guna menyasar tantangan yang dihadapkan sekaligus solusi yang ditawarkan ekonomi, bisnis, dan ekomi Islam masa kini dan mendatang.

Untuk itu, konferensi direncanakan menghadirkan beberapa peneliti ekonomi, bisnis, dan keuangan Islam kontemporer seperti Associate Professor Dr Hanudin Amin dan Associate Profesor Muslim Amin. Hanudin, Dekan Labuan Faculty of International Finance University Malaysia Sabah ini merupakan peneliti yang banyak menghasilkan karya akademik seputar industri keuangan dan pembiayaan syariah. Sedang Muslim merupakan Associate Profesor pada College of Business Administration, King Saud University.

“Selain itu, kami juga mengundang para dosen dan peneliti yang berminat untuk berpartisipasi dalam kegiatan tersebut,” tambahnya.

Wakil Dekan FEB Bidang Administrasi Umum, Dr Ade Sofyan Mulazid MA, menambahkan paper dosen dan peneliti partisipan yang terpilih bakal dipublikasikan oleh jurnal local maupun internasional terindeks Scopus. Diantaranya, International Journal of Islamic and Middle Eastern Finance and Management (Scopus Indexed), Journal of Islamic Accounting and Business Research  (Scopus Indexed), International Journal of Monetary Economics and Finance (Scopus Indexed), dan International Journal of Economic Policy in Emerging Economies (Scopus Indexed).

Jika belum terpilih di jurnal terindeks Scopus, tambah Ade, jurnal terpilih bisa diterbitkan di jurnal-jurnal terakreditasi nasional. Diantaranya seperti jurnal Signifikan, al-Iqtishad, Etikonomi, dan Esensi. “Jadi silahkan saja mendaftar,” pungkas Ade. (farah nh/yuni nurkamaliah/zm)

 

Share This