FDK Gelar Pelatihan Jurnalistik

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter: Ekawati

FDK, UIN Online Sebanyak 60 mahasiswa Konsentrasi Jurnalistik mengikuti Pelatihan Jurnalistik di Teater lantai dua Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK), Kamis (22/10).

 

Acara yang bertema “Mengabadikan Peristiwa Dalam Foto Berita” ini digagas Laboratorium FDK sebagai salah satu cara memperkenalkan apa itu foto berita kepada mahasiswa baru khususnya.

 

Dalam menulis berita, kata atau kalimat yang digunakan selain ekonomis juga harus menarik perhatian pembaca. Namun, foto pada media cetak sangat berperan sebagai penjelas dari isi berita yang ditulis.

 

Menurut survei, 75 persen orang yang membeli koran awalnya tertarik pada gambar atau foto daripada headline-nya. Karena suatu gambar atau foto dapat mewakili sebagian isi beritanya,” jelas Dosen FDK Drs Joni Arman Hamid, pembicara pada kegiatan itu.

 

Maka, lanjut Joni,  tidak heran jika ada beberapa surat kabar yang tidak terlalu mementingkan isi beritanya, melainkan foto sebagai daya tarik utamanya.

 

Mengabadikan sebuah momen dalam foto berarti ada kepercayaan bahwa hidup ini akan berakhir. Sebuah foto mempunyai makna yang selalu baru, karena sebuah foto tidak hanya hadir untuk momen yang direkam saat itu, tapi kepada siapapun yang akan memandangnya kelak. []

FDK Gelar Pelatihan Jurnalistik

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter: Ekawati

FDK, UIN Online Sebanyak 60 mahasiswa Konsentrasi Jurnalistik mengikuti Pelatihan Jurnalistik di Teater lantai dua Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK), Kamis (22/10).

 

Acara yang bertema “Mengabadikan Peristiwa Dalam Foto Berita” ini digagas Laboratorium FDK sebagai salah satu cara memperkenalkan apa itu foto berita kepada mahasiswa baru khususnya.

 

Dalam menulis berita, kata atau kalimat yang digunakan selain ekonomis juga harus menarik perhatian pembaca. Namun, foto pada media cetak sangat berperan sebagai penjelas dari isi berita yang ditulis.

 

Menurut survei, 75 persen orang yang membeli koran awalnya tertarik pada gambar atau foto daripada headline-nya. Karena suatu gambar atau foto dapat mewakili sebagian isi beritanya,” jelas Dosen FDK Drs Joni Arman Hamid, pembicara pada kegiatan itu.

 

Maka, lanjut Joni,  tidak heran jika ada beberapa surat kabar yang tidak terlalu mementingkan isi beritanya, melainkan foto sebagai daya tarik utamanya.

 

Mengabadikan sebuah momen dalam foto berarti ada kepercayaan bahwa hidup ini akan berakhir. Sebuah foto mempunyai makna yang selalu baru, karena sebuah foto tidak hanya hadir untuk momen yang direkam saat itu, tapi kepada siapapun yang akan memandangnya kelak. []