Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Info Lengkap Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi

SEJARAH FAKULTAS DAKWAH dan Ilmu Komunikasi (FIDKOM) dimulai dari
berdirinya Akademi Dinas Ilmu Agama (ADIA) pada 1 Juni 1957. ADIA memiliki
tiga jurusan, yaitu Jurusan Pendidikan Agama, Jurusan Bahasa Arab, dan
Jurusan Da’wah wal Irsyad. Jurusan Da’wah wal Irsyad, yang dibuka pada 1959,
juga dikenal sebagai Jurusan Khusus. Hal ini karena mahasiswanya terdiri
dari imam-imam tentara yang mendapat tugas belajar, baik dari Angkatan
Darat maupun dari Angkatan Udara. Pada 1960, jurusan ini dikenal masyarakat dengan sebutan PT PAL (Pendidikan Tjalon Perwira Angkatan Laut) karena
mahasiswanya kebanyakan berasal dari Angkatan Laut.

Pembukaan Fakultas Dakwah dilakukan melalui persiapan matang.
Dosen-dosen Fakultas Ushuluddin yang memiliki basis kompetensi di bidang
ilmu dakwah secara sistematis menyelenggarakan diskusi, mempersiapkan
administrasi, merumuskan kurikulum dan silabi untuk kepentingan pembukaan
Fakultas Dakwah. Pada 1990, IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta meresmikan
berdirinya Fakultas Dakwah. Fakultas ini mulai menerima mahasiswa pada
tahun akademik 1990/1991.

Pada saat pertama kali dibuka Fakultas Dakwah memiliki satu jurus an,
yaitu Jurusan Penerangan dan Penyiaran Agama (PPA). Setahun kemudian,
tepatnya pada tahun akademik 1992-1993, sejalan dengan semakin besarnya
minat calon mahasiswa, Fakultas Dakwah membuka Jurusan Bimbingan dan
Penyuluhan Masyarakat (BPM). Pada tahun akademik 1994-1995, jurusan ini
berubah menjadi Jurusan Bimbingan dan Penyuluhan Agama (BPA). Pada
tahun akademik 1996-1997, kembali terjadi pergantian nama, yaitu: Jurusan
PPA berubah menjadi Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Jurusan
BPA berubah menjadi Jurusan Bimbingan dan Penyuluhan Islam (BPI).

Sejak berdiri pada tahun akademik 1990-1991, Fakultas Ilmu Dakwah dan
Ilmu Komunikasi telah mengalami pergantian pimpinan (dekan) sebagai
berikut: Prof. Dr. H.R. Husnul Aqib Suminto (1990-1993), Prof. Dr. H. Muh. Ardani
(Pjs. 1994-1996 dan 1996-1997), Prof. Dr. H.M. Yunan Yusuf (1997-2000 dan
2000-2005), Dr. H. Murodi, MA (2005-2009), dan Dr. H. Arief Subhan, MA (2009-2013 dan 2013-2017).

VISI DAN MISI
Visi Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi adalah: “Menjadikan
Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi sebagai pusat keunggulan dalam
kajian ilmu-ilmu dakwah, pengembangan masyarakat Islam, dan komunikasi
kontemporer.”

Misi Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi adalah:
1. Menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran yang berkualitas dan
mumpuni dalam ilmu dakwah dan ilmu komunikasi.
2. Melakukan penelitian yang berkualitas dalam rangka pengembangan ilmu
dakwah dan ilmu komunikasi, dan mempublikasikannya, baik nasional,
regional, maupun internasional.
3. Melakukan pengabdian kepada masyarakat secara konsisten dan
berkesinambungan dalam rangka mengamalkan ilmu dakwah dan ilmu
komunikasi.
4. Mengembangkan spiritual, moral, dan etika pembangunan bangsa.
5. Melakukan secara aktif kerjasama yang produktif dengan lembaga dan
instansi terkait, baik dalam maupun luar negeri untuk kepentingan

pengembangan dakwah dan masyarakat Islam.
6. Melakukan pembinaan akhlak mulia, kreatifitas, dan life skill mahasiswa agar
dapat menjadi teladan dan berprestasi di tengah masyarakat.
7. Menjalin silaturahami secara intensif dengan alumni dan wali mahasiswa
untuk membangun kejayaan fakultas.