Fakultas Dirasat Islamiyah

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Info Lengkap Fakultas Dirasat Islamiyah

FAKULTAS DIRASAT ISLAMIYAH sebelumnya dikenal dengan Program Khusus
Al-Azhar. Program ini merupakan implementasi dari kesepakatan kerjasama
bidang ilmu pengetahuan dan kebudayaan yang ditandatangani oleh Rektor
Universitas Al-Azhar Kairo, Prof. Dr. Ahmad Omar Hasyim, dan Rektor Institut
Agama Islam Negeri (IAIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Azyumardi Azra
MA, pada tanggal 17 September 1999 di Jakarta, yang kemudian direvisi pada
29 Maret 2002.

Kurikulum FDI diadopsi dari kurikulum dan silabi yang berlaku di Universitas
Al-Azhar Kairo, namun tetap mempertahankan aspek keindonesiaan yang
tergambar dalam MKDU, dengan Bahasa Arab sebagai media perkuliahan dan
komunikasi di lingkungan fakultas. Alasan memilih al-Azhar sebagai acuan
model adalah, selain karena universitas tersebut termasuk perguruan tinggi
Islam tertua di dunia, sistem pendidikan dan pengajarannya dalam bidang
ilmu keislaman juga menjadi standar akademik di berbagai belahan dunia.

Latar belakang diterapkannya standar internasional yang dipilih FDI dalam
penyelenggaraan proses belajar mengajarnya, karena meyakini bahwa banyak
potensi lulusan pesantren, MAN dan MAS yang patut mendapatkan program
Sarjana Studi Islam Internasional, demikian juga potensi alumni universitasuniversitas Timur Tengah atau universitas lainnya yang menggunakan Bahasa
Arab sebagai pengantar, untuk dapat melanjutkan program Magister studi
Islam yang berstandar internasional tanpa harus ke luar negeri dengan
mengeluarkan biaya besar.

VISI, MISI, DAN TUJUAN
Visi
Unggul dalam tafaqquh fi al-din(studi Islam) yang berbasis bahasa Arab dan
hafalan al-Qur’an baik pada tingkat nasional maupun internasional sejalan
dengan nilai-nilai keindonesiaan, kemanusiaan dan kemodernan.

Misi
a. Menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran secara professional
dalam rangka melahirkan lulusan yang menguasai ilmu agama Islam
secara mendalam, berakhlakul karimah, berwawasan keindonesiaan,
kemanusiaan dan kemodernan.
b. Melakukan penelitian ilmu agama Islam dan pengembangannya.
c. Menjalin kerjasama dengan berbagai pihak dalam pengembangan studi
keislaman, yang berbasis bahasa Arab dan hafalan al-Qur’an.

Tujuan
a. Menghasilkan sarjana studi Islam yang memiliki keunggulan akademik dan
moral islami.
b. Mewujudkan sarjana studi Islam yang mampu mengembangkan kajian
keislaman di masyarakat.
c. Mewujudkan pola kemitraan dengan berbagai pihak dalam rangka
mengembangkan studi Islam.