Fakultas Adab dan Humaniora

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

SEJARAH FAKULTAS ADAB dan Humaniora—sebelumnya bernama Fakultas
Adab—berawal dari berdirinya Akademi Dinas Ilmu Agama (ADIA) pada
tanggal 1 Juni 1957. Program studi Bahasa Arab pada ADIA merupakan embrio
dari Fakultas Adab.

Sejak berdiri Fakultas Adab dan Humaniora dipimpin oleh tujuh orang
dekan, yaitu Prof. Dr. H. Bustami A. Gani (1960-1972), Dr. H. Rofi’i (1972-1977
dan 1991-1994), Prof. Dr. H. Chatibul Umam (1977-1983), Drs. H. Abd. Muthalib
Sulaiman (1983-1991), Prof. Dr. Nabilah Lubis, MA (1994-1998), Prof. Dr. H.
Fathurrahman Rauf (1998-2002), Prof. Dr. H. Badri Yatim, MA (2002-2006), Dr. H.
Abdul Chair, MA (2006 2010), dan Dr. Abdul Wahid Hasyim, MA (2010 2014).

VISI DAN MISI
Visi Fakultas Adab dan Humaniora UIN Syarif Hidayatullah Jakarta adalah
menjadi fakultas riset kelas dunia yang terkemuka dalam mengembangkan dan
mengintegrasikan aspek keislaman, keilmuan, kemanusiaan, dan keindonesiaan
sehingga melahirkan manusia yang unggul, baik secara intelektual maupun
moral.

Misi Fakultas Adab dan Humaniora adalah:
1. Menyelenggarakan pendidikan, riset, dan publikasi di bidang ilmu
humaniora yang berkualitas dunia yang dapat meningkatkan kemajuan
masyarakat dan peradaban dengan mengintegrasikan teori dan metodologi
keilmuan dengan Islam, kemanusiaan, dan keindonesiaan;

2. Menyelenggarakan pengelolaan fakultas mandiri dan tata kelola yang
amanah (good faculty governance); dan
3. Meningkatkan kersejahteraan tenaga pendidik dan kependidikan atas dasar
kualitas dan kuantitas kerja secara adil.