Gd. FAH, BERITA UIN Online— Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) UIN Jakarta menyelenggarakan workshop diplomasi Internasional bertajuk “Menjadikan Diplomasi Bangsa yang Berharkat dan Bermartabat” di Aula Prof Dr Busutami Abdul Ghani, Senin (12/10). Hadir sebagai narasumber workshop Kepala Seksi Pidana Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri RI Shabda Thian SH.

Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum FAH Dr Zubair MA mengungkapkan, penyelenggaraan diharapkan memberikan wawasan bagi mahasiswa tentang kebijakan diplomasi luar negeri oleh pemerintah RI. “Selain itu, kegiatan diharap memberikan wawasan tentang dunia diplomasi luar negeri serta wawasan tentang prosedur menjadi diplomat di luar negeri,” paparnya.

Ditambahkan Zubair, mahasiswa FAH sendiri memiliki peluang cukup besar menjadi diplomat atau perwakilan Indonesia di berbagai negara. Peluang ini terutama bagi para mahasiswa dua program studi bahasa internasional, yakni Prodi Bahasa dan Sastra Arab dan Prodi Bahasa dan Sastra Inggris.

“Tapi ini tidak menutup peluang bagi mahasiswa prodi lain. Asalkan memenuhi kriteria,” tuturnya.

Sementara dalam paparannya, Shabda mengatakan, terdapat tiga syarat utama menjadi diplomat. Selain kemampuan berbahasa, mereka harus memiliki rasa percaya diri tinggi dan positive thinking.

“Diplomat tidak sekedar membawa misi politik, tapi harus mampu mampu menguasai semua bidang yang menyangkut negara, karena kepentingan rakyat Indonesia ada di pundak kita,” tandasnya. (TAM)

Share This