DWP UIN Jakarta Gelar Muhasabah dan Seminar Implementasi Asmaul Husna

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

IMG-20160211-WA0004Aula SC, BERITA UIN Online— Dharma Wanita Persatuan (DWP) UIN Jakarta menggelar acara muhasabah dan implementasi Asmaul Husna. Acara yang bertema Implementasi Asmaul Husna Dalam Meningkatkan Kecerdasan Spiritual, Emosional, Intelektual dan Kinestetik ini, dilaksanakan di Aula Student Center, Kamis (11/02).

Wakil Ketua DWP UIN Jakarta Delia Hamid SE, dalam kesempatan ini mewakili Ketua DWP yang berhalangan hadir, menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh panitia dan anggota DWP yang telah hadir. Selain itu, semoga dengan diselenggarakannya acara muhasabah dan implementasi Asmaul Husna ini, akan membangun dan meningkatkan semangat untuk menyeimbangkan antara kehidupan duniawi dan ukhrawi.

“Serap ilmu yang kita dapatkan hari ini, lalu kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, ketentraman dan kenyamanan batin dimana pun kita berada, akan senantiasa kita rasakan,” tambahnya.

Acara yang dihadiri 200 peserta ini, mengundang pembicara ahli dari Universiti Malaysia Pahang (UMP) Prof Madya Dr Wan Maseri Wan Mohd. Dalam kesempatan itu, Wan Maseri menjelaskan mengapa saat ini banyak umat Islam di dunia jatuh dalam keterpurukan di berbagai bidang, dan memberikan trik serta solusi keterpurukan tersebut.

“Kita sudah diberikan kitab suci al-Quran, tapi sedikit yang mengamalkan. Kita dibimbing pula oleh al Hadits, dapat dihitung berapa dari kita yang ikhlas menjalankan. Tidak hanya itu, Allah SWT memiliki nama-nama Agung yang semua sifat baik ada pada-Nya, tapi saat berdoa kita kurang yakin akan hal itu, karena masih bersarang di hati kita sifat ujub dan takabur. Oleh karena itu, mari bersama bersihkan hati dan memperbaiki diri demi menggapai kebahagiaan dunia dan akhirat,” paparnya lugas.

Selanjutnya, Wan Maseri memberikan trik dan tips bagaimana mengimplementasikan Asmaul Husna dalam kehidupan sehari-hari. Setelah itu, dibuka sesi tanya jawab, dan dengan penuh antusias peserta bertanya tentang beberapa hal seputar tema yang dibahas. (FNH/LRF)