Dubes Greg Moriatory: Nelayan Indonesia Pembawa Islam di Australia

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Ruang Diorama, BERITA UIN Online— Meski sebagai agama terbesar ketiga di Australia, sejatinya Islam telah hadir di negara bekas jajahan Inggris itu sebelum kedatangan bangsa Eropa. Islam di Australia dibawa dan disebarkan oleh nelayan Muslim asal Maluku, Indonesia.

Demikian Duta Besar Australia untuk Indonesia, Greg Moriatory, dalam diskusi bertajuk “Islam in Australia” di Ruang Diorama, Jum’at (21/6/2013).

Menurutnya, interaksi Islam dengan Australia sudah terjadi sejak abad ke-15. Ketika itu sejumlah nelayan dari Maluku berlayar dan mendarat di daratan Australia. “Kedatangan nelayan Maluku ini yang menjadi kontak pertama di Australia dan membentuk komunitas Islam di sana sebelum bangsa Eropa datang,” ujarnya.

Muslim Australia, papar dia, berasal dari multi bangsa, ras, suku dan bahasa. Selain dari Indonesia, mereka juga berasal dari Pakistan, Afganistan, dan India. Bahkan, setelah itu terjadi migrasi besar dari Muslim Bosnia, Libanon, dan Turki.

Banyak kontribusi warga Muslim untuk Australia, baik yang berasal dari Agfganistan, Pakistan, dan India maupun lainnya. “Pada akhir abad ke-19 sampai pada awal abad ke-20, Muslim asal Asia Tenggara mengembangkan industri mutiara,” katanya.

Kini, agama Islam telah berkembang cukup pesat dan masyarakatnya mempunyai peranan yang penting di sana. “Islam di Australia terus berkembang dan ini membuat saya jadi berbangga hati,” imbuh mantan Greg, yang sebelumnya bertugas di Iran.

Dalam kesempatan itu, ia mengaku, bahwa warga Muslim Australia dapat hidup damai dengan masyarakat pemeluk agama lain dengan baik. “Mereka menjadi orang yang taat beragama dan menjadi warga negara yang baik,” terang Greg. (D Antariksa/Saifuidn)