Dosen FITK Terpilih sebagai Pemenang Artikel Matematika

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter : Nuraini Lyna Wulandari

Gedung Tarbiyah, UIN Online – UIN mengukir prestasi melalui pelatihan dalam Training of Trainer (TOT) Ekspansi 2010 Active Learning for High Education (ALFHE). Pelatihan yang diadakan atas kerjasama Kementerian Pendidikan Nasional, Kementerian Agama, Development Base Education-2, USAID, dan Badan Kerjasama Perguruan Tinggi Negeri (BKS-PTN) Wilayah Barat tersebut merupakan pelatihan presentasi artikel untuk kalangan dosen.

Hal tersebut diamini oleh pemenang terpilih artikel terbaik dalam pelatihan juga sekaligus Dosen Pendidikan Matematika Abdul Muin SSi, MPd ketika ditemui UIN Online di ruangannya,  di lt. 6 Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), Selasa (20/7).

“Saya mengambil tema kedua dari beberapa tema yang ditentukan, yakni Model Pembelajaran Aktif di Perguruan Tinggi. Tema ini harus bersaing dengan 4 tema artikel lainnya, antara lain Berpikir Tingkat Tinggi di Perguruan Tinggi, Pengembangan Silabus, Penilaian Otentik, Pemilihan Topik dan Pengembangan Skenario Media Pembelajaran. Namun dari lima artikel yang diajukan, artikel saya lah yang terpilih untuk dipresentasikan,” papar pria yang juga menjabat Sekretaris Pusat Pengendalian Mutu dan Pengembangan Kerjasama (PPMPK-FITK).

Ia berfikir dengan pembelajaran aktif berbasis metakognitif, mampu mengembangkan keaktifan pembelajaran mahasiswa. Dengan tema pembelajaran aktif melalui metakognitif mahasiswa dituntun mengasah reflective thinking sewaktu pembelajaran berlangsung. Ia menambahkan  hal tersebut harus dimiliki mahasiswa karena dapat membantu pembelajaran dalam pendidikan matematika.

Mulanya kegiatan TOT tersebut diikuti oleh 63 dosen PTN Wilayah Barat yang didampingi oleh 10 fasilitator dari ketiga wilayah PTN. Kegiatan tersebut merupakan lanjutan kegiatan TOT Active Learning in School (ALIS) yang telah dilaksanakan pada Bulan Februari 2010 di Medan, dan TOT Active Learning in Higher Education (ALIHE) yang diadakan (8-12/3) di Batam.

Sebagai tindak lanjut dari pelatihan sebelumnya, diadakanlah TOT ALFHE yang mengikutsertakan 5 Dosen dari UIN.

Pelatihan yang diselenggarakan di Auditorium Dikti (pendidikan tinggi), Senayan, Jakarta tersebut berlangsung tanggal 5-6 Juli lalu. Muin mengaku terpilih karena menurut anggota tim penilai, artikel yang diangkat sisi substansinya berbeda dari 5 tema lainnya. Ia mengambil tema Mengembangkan Kemampuan Berpikir Reflektif melalui Pembelajaran aktif Berbasis Metakognitif

Dalam seminar tersebut juga terpilih dua mahasiswa terbaik dari UIN dan dari IPB dalam hal pengalaman pembelajaran. Perwakilan UIN, penilai secara mengejutkan memilih Khusnul Khotimah mahasiswi semester IV jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI).

Penilaian tentu saja berdasarkan evaluasi yang dilakukan beberapa kali oleh pihak penilai. Untuk proses administrasi serta birokrasi sampai Khusnul terpilih pun semua yang mengurus panitia penyelenggara.

Melalui program ALFHE, FITK diminta meneruskan pembelajaran aktif yang sudah berlangsung sejak lama. Ia pun berharap mahasiswa semakin banyak berprestasi, karena dengan prestasi yang baik akan membawa nama harum untuk diri sendiri dan UIN sebagai tempat menimba ilmu.

 

 

 

 

 

 

 

 

Dosen FITK Terpilih sebagai Pemenang Artikel Matematika

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter : Nuraini Lyna Wulandari

Gedung Tarbiyah, UIN Online – UIN mengukir prestasi melalui pelatihan dalam Training of Trainer (TOT) Ekspansi 2010 Active Learning for High Education (ALFHE). Pelatihan yang diadakan atas kerjasama Kementerian Pendidikan Nasional, Kementerian Agama, Development Base Education-2, USAID, dan Badan Kerjasama Perguruan Tinggi Negeri (BKS-PTN) Wilayah Barat tersebut merupakan pelatihan presentasi artikel untuk kalangan dosen.

Hal tersebut diamini oleh pemenang terpilih artikel terbaik dalam pelatihan juga sekaligus Dosen Pendidikan Matematika Abdul Muin SSi, MPd ketika ditemui UIN Online di ruangannya,  di lt. 6 Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), Selasa (20/7).

“Saya mengambil tema kedua dari beberapa tema yang ditentukan, yakni Model Pembelajaran Aktif di Perguruan Tinggi. Tema ini harus bersaing dengan 4 tema artikel lainnya, antara lain Berpikir Tingkat Tinggi di Perguruan Tinggi, Pengembangan Silabus, Penilaian Otentik, Pemilihan Topik dan Pengembangan Skenario Media Pembelajaran. Namun dari lima artikel yang diajukan, artikel saya lah yang terpilih untuk dipresentasikan,” papar pria yang juga menjabat Sekretaris Pusat Pengendalian Mutu dan Pengembangan Kerjasama (PPMPK-FITK).

Ia berfikir dengan pembelajaran aktif berbasis metakognitif, mampu mengembangkan keaktifan pembelajaran mahasiswa. Dengan tema pembelajaran aktif melalui metakognitif mahasiswa dituntun mengasah reflective thinking sewaktu pembelajaran berlangsung. Ia menambahkan  hal tersebut harus dimiliki mahasiswa karena dapat membantu pembelajaran dalam pendidikan matematika.

Mulanya kegiatan TOT tersebut diikuti oleh 63 dosen PTN Wilayah Barat yang didampingi oleh 10 fasilitator dari ketiga wilayah PTN. Kegiatan tersebut merupakan lanjutan kegiatan TOT Active Learning in School (ALIS) yang telah dilaksanakan pada Bulan Februari 2010 di Medan, dan TOT Active Learning in Higher Education (ALIHE) yang diadakan (8-12/3) di Batam.

Sebagai tindak lanjut dari pelatihan sebelumnya, diadakanlah TOT ALFHE yang mengikutsertakan 5 Dosen dari UIN.

Pelatihan yang diselenggarakan di Auditorium Dikti (pendidikan tinggi), Senayan, Jakarta tersebut berlangsung tanggal 5-6 Juli lalu. Muin mengaku terpilih karena menurut anggota tim penilai, artikel yang diangkat sisi substansinya berbeda dari 5 tema lainnya. Ia mengambil tema Mengembangkan Kemampuan Berpikir Reflektif melalui Pembelajaran aktif Berbasis Metakognitif

Dalam seminar tersebut juga terpilih dua mahasiswa terbaik dari UIN dan dari IPB dalam hal pengalaman pembelajaran. Perwakilan UIN, penilai secara mengejutkan memilih Khusnul Khotimah mahasiswi semester IV jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI).

Penilaian tentu saja berdasarkan evaluasi yang dilakukan beberapa kali oleh pihak penilai. Untuk proses administrasi serta birokrasi sampai Khusnul terpilih pun semua yang mengurus panitia penyelenggara.

Melalui program ALFHE, FITK diminta meneruskan pembelajaran aktif yang sudah berlangsung sejak lama. Ia pun berharap mahasiswa semakin banyak berprestasi, karena dengan prestasi yang baik akan membawa nama harum untuk diri sendiri dan UIN sebagai tempat menimba ilmu.