Dosen Bersertifikat Harus Siap Bertugas

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter: Muhammad Nurdin

Gedung FITK, BERITA UIN Online – Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), Prof Dr Dede Rosyada, mengatakan, dosen yang telah lulus sertifikasi harus siap melaksanakan tugas baru antara lain membuat paper, buku, jurnal, dan melakukan penelitian agar ketentuan jumlah SKS terpenuhi dan kegiatan berjalan secara melembaga.

“Ini merupakan paradigma baru yang berbeda dengan budaya kerja dosen pada periode sebelum sertifikasi dilakukan. Setiap kegiatan dosen akan selalu ditinjau dan mendapat lampiran atau surat tugas kegiatan, baik dari dekan maupun dari rektor,” kata Dede pada acara Sosialisasi Beban Kerja Dosen di Ruang Teater lantai tiga, Jumat (11/3).

Turut hadir Direktur Lembaga Peningkatan dan Jaminan Mutu (LPJM) Dr Ahmad Syahid, Pembantu Dekan Bidang Akademik Dr Nurlena Rifa’i, beserta dosen-dosen FITK yang lulus sertifikasi.

Menurut Dede, dosen yang lulus sertifikasi harus mengisi biodata dan memilih asesor yang berasal dari FITK UIN Jakarta, atau kampus yang terdekat yang sesuai dengan bidang keilmuan masing-masing. Selanjutnya, secara periodik beban kerja dosen yang telah bersertifikat tersebut akan dievaluasi oleh tim asesor. Beban kerja dosen merupakan beban (tugas) yang diberikan oleh rektor kepada dosen, namun demikian prosedur beban kerja tidak harus selalu “top-down”, dosen juga diharuskan mencari bebannya sendiri. Baik melalui penelitian mapun pembuatan buku ajar.

Senada dengan Dekan, Syahid mengimbau, para dosen yang lulus sertifikasi tahun 2009 dan mendapat tunjangan di 2010 diharapkan memberikan laporan kinerja dosen secepatnya ke LPJM. Hal ini bertujuan mempermudah proses sertifikasi selanjutnya.

“Pihak LPJM akan memberikan sertifikat atau penghargaan khusus kepada dosen-dosen yang telah membantu LJPM dalam bidang penelitian,“ ujarnya.[]