Dirut Bank Mandiri Tanam Sawo Kecik

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone
DIREKTUR Utama Bank Mandiri Agus Martowardojo didampingi Rektor UIN Jakarta Prof Dr Komaruddin Hidayat melakukan penanaman pohon Sawo Kecik (Manilkara Kauki). “Tradisi” menanam pohon ini biasa dilakukan bagi setiap tamu atau pejabat penting yang berkunjung ke UIN Jakarta.
 
Pohon Sawo Kecik ditanam Dirut Bank Mandiri di halaman samping gedung Auditorium Utama sebelum penandatanganan perjanjian kerja sama (MoU) antara Bank Mandiri dengan UIN Jakarta, Jum’at (13/6). Kerja sama Bank Mandiri-UIN Jakarta dilakukan dalam rangka pemberian pelayanan bidang administrasi bagi mahasiswa terkait dengan pembayaran perkuliahan serta pelayanan nasabah lain.
 
Penanaman pohon dilakukan sekitar pukul 09.30 yang disaksikan sejumlah direksi Bank Mandiri dan pejabat UIN Jakarta. Usai menaman pohon, Dirut Bank Mandiri, yang mengenakan baju batik biru muda itu, kemudian melakukan peninjauan ke Gerai Mandiri di loket pembayaran SPP mahasiswa lama dan pendaftaran mahasiswa baru di Gedung Akademik. Tak lama, ia memasuki Ruang Diorama yang terletak di bawah Gedung Auditorium Utama, tempat diadakannya penandatanganan MoU.

Menanam pohon merupakan tradisi yang sudah lama diadakan di UIN Jakarta. Penanaman pohon hanya diperuntukkan bagi tamu atau pejabat penting yang berkunjung ke UIN Jakarta, baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Tujuan menanam pohon selain sebagai kehormatan juga untuk menandai ikatan kerja sama dengan berbagai mitra UIN Jakarta.

Di atas lahan seluas sekitar 1.000 meter persegi itu, hingga kini sudah terdapat sedikitnya 15 pohon yang ditanam. Selain Sawo Kecik, pohon lain yang sudah ditanam adalah Kepel (Stelechocarpus Burahol), Nam-nam (Cynometracaulifloral Fabaceae), dan Puspa (Scmimawaiicniic Tneaceae). Sementara tamu atau pejabat penting yang sudah menanam di antaranya Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, Rektor Prince of Songkla University Thailand Prof Dr Ismail Ali, dan beberapa pejabat dari negara Pakistan, India, Bangladesh, dan Mesir.

Dirut Bank Mandiri mengaku terkesan atas kehormatan untuk menanam pohon di halaman dalam gedung kampus UIN Jakarta. Bahkan, ia berharap penanaman pohon itu dapat menjadi simbol kebaikan dan kemajuan kedua lembaga. “Saya berterima kasih atas kehormatan ini dan semoga pohon (Sawo Kecik) ini tumbuh bagus seperti makin tumbuhnya Bank Mandiri dan UIN Jakarta,” kata Dirut Bank Mandiri yang tak henti-hentinya tersenyum.

Dirut Bank Mandiri Tanam Sawo Kecik

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone
DIREKTUR Utama Bank Mandiri Agus Martowardojo didampingi Rektor UIN Jakarta Prof Dr Komaruddin Hidayat melakukan penanaman pohon Sawo Kecik (Manilkara Kauki). “Tradisi” menanam pohon ini biasa dilakukan bagi setiap tamu atau pejabat penting yang berkunjung ke UIN Jakarta.
 
Pohon Sawo Kecik ditanam Dirut Bank Mandiri di halaman samping gedung Auditorium Utama sebelum penandatanganan perjanjian kerja sama (MoU) antara Bank Mandiri dengan UIN Jakarta, Jum’at (13/6). Kerja sama Bank Mandiri-UIN Jakarta dilakukan dalam rangka pemberian pelayanan bidang administrasi bagi mahasiswa terkait dengan pembayaran perkuliahan serta pelayanan nasabah lain.
 
Penanaman pohon dilakukan sekitar pukul 09.30 yang disaksikan sejumlah direksi Bank Mandiri dan pejabat UIN Jakarta. Usai menaman pohon, Dirut Bank Mandiri, yang mengenakan baju batik biru muda itu, kemudian melakukan peninjauan ke Gerai Mandiri di loket pembayaran SPP mahasiswa lama dan pendaftaran mahasiswa baru di Gedung Akademik. Tak lama, ia memasuki Ruang Diorama yang terletak di bawah Gedung Auditorium Utama, tempat diadakannya penandatanganan MoU.

Menanam pohon merupakan tradisi yang sudah lama diadakan di UIN Jakarta. Penanaman pohon hanya diperuntukkan bagi tamu atau pejabat penting yang berkunjung ke UIN Jakarta, baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Tujuan menanam pohon selain sebagai kehormatan juga untuk menandai ikatan kerja sama dengan berbagai mitra UIN Jakarta.

Di atas lahan seluas sekitar 1.000 meter persegi itu, hingga kini sudah terdapat sedikitnya 15 pohon yang ditanam. Selain Sawo Kecik, pohon lain yang sudah ditanam adalah Kepel (Stelechocarpus Burahol), Nam-nam (Cynometracaulifloral Fabaceae), dan Puspa (Scmimawaiicniic Tneaceae). Sementara tamu atau pejabat penting yang sudah menanam di antaranya Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, Rektor Prince of Songkla University Thailand Prof Dr Ismail Ali, dan beberapa pejabat dari negara Pakistan, India, Bangladesh, dan Mesir.

Dirut Bank Mandiri mengaku terkesan atas kehormatan untuk menanam pohon di halaman dalam gedung kampus UIN Jakarta. Bahkan, ia berharap penanaman pohon itu dapat menjadi simbol kebaikan dan kemajuan kedua lembaga. “Saya berterima kasih atas kehormatan ini dan semoga pohon (Sawo Kecik) ini tumbuh bagus seperti makin tumbuhnya Bank Mandiri dan UIN Jakarta,” kata Dirut Bank Mandiri yang tak henti-hentinya tersenyum.