Dibutuhkan Peran Pendidik Profesional

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter : Dwita Yuswandari

Aula Madya, UINJKT OnlineSalah satu tujuan pendidikan nasional yakni mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia seutuhnya. Untuk mencapainya  dibutuhkan peran pendidik yang profesional. Hal ini diungkapkan Asesor Depdiknas Drs Bahrul Hasibuan MEd, ketika menjadi pembicara pada Training Pedagogik, di Aula Madya lantai II, Selasa (19/5).


Bahrul mengungkapkan, standar kompetensi yang harus dipenuhi sekolah adalah standar kompetensi lulusan, standar isi, standar pendidikan tenaga kependidikan, standar proses, standar sarana dan prasarana, standar pembiayaan, standar pengawasan, dan standar penelitian pendidikan.

“Gambaran idealnya ketika semua standar ini terpenuhi mampu memenuhi standar nasional yang diterapkan oleh pemerintah,” ungkap Bahrul yang juga dosen Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) FITK.

Kompetensi yang harus dimiliki oleh guru meliputi kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional yang diperoleh melalui pendidikan profesi. Rendahnya mutu pendidikan di Indonesia salah satunya adalah lulusan yang kurang kompeten di bidangnya.

Selain menyelenggaran Training Pedagogik, LDK mengadakan acara lain seperti Training Enterpreneurship, Seminar Pendidikan, Terminal Hati, dan Seminar Muslimah. Serangkaian acara yang berlangsung sejak 12 hingga 20 Mei ini digelar dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada 2 Mei. [Nif/Ed]

Dibutuhkan Peran Pendidik Profesional

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter : Dwita Yuswandari

Aula Madya, UINJKT OnlineSalah satu tujuan pendidikan nasional yakni mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia seutuhnya. Untuk mencapainya  dibutuhkan peran pendidik yang profesional. Hal ini diungkapkan Asesor Depdiknas Drs Bahrul Hasibuan MEd, ketika menjadi pembicara pada Training Pedagogik, di Aula Madya lantai II, Selasa (19/5).


Bahrul mengungkapkan, standar kompetensi yang harus dipenuhi sekolah adalah standar kompetensi lulusan, standar isi, standar pendidikan tenaga kependidikan, standar proses, standar sarana dan prasarana, standar pembiayaan, standar pengawasan, dan standar penelitian pendidikan.

“Gambaran idealnya ketika semua standar ini terpenuhi mampu memenuhi standar nasional yang diterapkan oleh pemerintah,” ungkap Bahrul yang juga dosen Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) FITK.

Kompetensi yang harus dimiliki oleh guru meliputi kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional yang diperoleh melalui pendidikan profesi. Rendahnya mutu pendidikan di Indonesia salah satunya adalah lulusan yang kurang kompeten di bidangnya.

Selain menyelenggaran Training Pedagogik, LDK mengadakan acara lain seperti Training Enterpreneurship, Seminar Pendidikan, Terminal Hati, dan Seminar Muslimah. Serangkaian acara yang berlangsung sejak 12 hingga 20 Mei ini digelar dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada 2 Mei. [Nif/Ed]