Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Drs H Benyamin Davnie, dan disaksikan oleh Rektor UIN Jakarta Prof Dr Dede Rosyada MA, Staf Ahli Sosial dan Politik Polri Irjen. Pol. Dr H Ike Edwin SH MH MM pada, Selasa (02/05), bertempat di Auditorium Harun Nasution UIN Jakarta.

Auditorium Utama, BERITA UIN Online— Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) UIN Jakarta menjadi tuan rumah sekaligus pelaksana Silaturrahim Nasional (Silatnas) 2017. Kegiatan yang diikuti perwakilan seluruh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKIN) ini, mengangkat tema Peranan Mahasiswa Islam Dalam Memandang Globalisasi dan Keamanan Nasional.

Perhelatan akbar tahunan tersebut, secara resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Drs H Benyamin Davnie, dan disaksikan oleh Rektor UIN Jakarta Prof Dr Dede Rosyada MA, Staf Ahli Sosial dan Politik Polri Irjen. Pol. Dr H Ike Edwin SH MH MM pada, Selasa (02/05), bertempat di Auditorium Harun Nasution UIN Jakarta.

Selain itu, turut hadir mendampingi rektor, para Wakil Rektor, para Kepala Biro, para utusan BEM PTKIN seluruh Indonesia, dan segenap pengurus DEMA, serta mahasiswa UIN Jakarta juga tamu undangan.

Rektor dalam sambutannya, mengapresiasi kegiatan tersebut. Dirinya berharap agar silaturrahim tersebut, menghasilkan ide-ide cemerlang tentang keilmuan, serta bagaimana seharusnya mahasiswa menyikapi globalisasi dan pluralisme demi menciptakan keamanan dan ketentraman di negeri ini.

“Tema yang diangkat sangat bagus. Semoga saja menghasilkan ide-ide inovatif yang juga tak kalah bagusnya demi kepentingan Agama, nusa dan bangsa,” ujar rektor.

Ditambahkannya, bahwa UIN Jakarta merupakan lembaga pendidikan yang senantiasa menghargai pluralisme, menjunjung tinggi toleransi dan keharmonisan. Lebih jauh, UIN Jakarta mampu mengakomodir perbedaan tersebut. Pasalnya, banyak mahasiswa yang beragama non muslim, belajar di kampus UIN Jakarta.

Di tempat sama, Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Drs H Benyamin Davnie yang pada kesempatan tersebut mewakili Wali Kota Tangerang Selatan Hj Airin Rachmi Diany MH, menyampaikan apresiasinya dengan adanya acara tersebut. Bang Ben (sapaan Benyamin Davnie) mengatakan, bahwa saat ini bangsa Indonesia tengah membutuhkan generasi muda yang memiliki moral dan karakter yang kuat.

“Apabila generasi muda negeri ini memiliki moral dan karakter yang kuat, maka akan mampu menghadapi setiap ujian dan tantangan yang datang,” tandas Benyamin.

Masih menurutnya, dalam rangka membangun generasi muda yang dimaksud, ada beberapa hal yang harus dilakukan oleh seluruh pihak. Diantaranya, membangkitkan rasa kepercayaandiri para pemuda, membangkitkan kembali keilmuan pemuda, serta mengoptimalisasi dan menggali potensi yang dimiliki oleh para pemuda.

“Dalam hal ini, kami dari pemerintah Tangerang Selatan terus berupaya merealisasikan terobosan-terobosan sebagaimana yang disebutkan itu, dengan beberapa program yang mendukung. Tentunya, kami juga melakukan bimbingan, pendampingan, dan evaluasi terhadap program tersebut,” jelas Bang Ben.

Senada dengan kedua pembicara sebelumnya, Ike Edwin mewakili Kapolri Drs H M. Tito Karnavian MA PhD mengatakan, bahwa dirinya mengaku bangga terhadap mahasiswa yang memiliki kreativitas tinggi. Dirinya juga berharap, mahasiswa senantiasa memiliki sikap patuh hukum, Agen of Change, menjadi generasi pembelajar, dan terus belajar mengembangkan potensi guna meraih masa depan dan menghadapi tantangan.

“Kita, sebagai bangsa yang memiliki kekayaan dalam berbagai hal, terutama etnis, budaya dan agama, memiliki potensi yang luar biasa. Potensi tersebut bukan hanya menjadi kebanggaan, namun juga berpeluang terjadinya konflik,” ujar Ike.

Oleh karena itu, tambah Ike, mahasiswa sebagai generasi penerus harus mampu membekali diri dengan pengetahuan yang luas. Dengan pengetahuan tersebut, maka akan melahirkan sikap toleran dan bijaksana dalam menyikapi setiap perbedaan yang ada.

Sebagai informasi, acara yang diikuti sedikitnya 150 peserta tersebut, dibuka secara resmi dengan pemukulan gong oleh Wakil Wali Kota Tangerang Selatan. (lrf)

Share This