Delegasi Muslim Mindanao Filipina Akan Kunjungi UIN Jakarta

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Gedung Rektorat, BERITA UIN Online– Sebanyak 11 delegasi dari Departemen Pendidikan The Autonomus Region in Muslim Mindanao (ARMM) Filipina akan mengadakan kunjungan ke UIN Jakarta pada 15 September 2016.

Hal tersebut diketahui berdasarkan Surat Permohonan Penerimaan Kunjungan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Kementerian Agama (Kemenag) RI yang ditujukan untuk Rektor UIN Jakarta.

Dalam surat bernomor Dj.I/Set.I/HM.03/09/2016 tanggal 8 September 2016 tersebut dijelaskan, kunjungan dimaksudkan untuk berbagi pengalaman dan saling belajar tentang kebijakan pengelolaan pendidikan Islam, implementasi kebijakan di madrasah, dan penyiapan tanaga pengajar dan kepala madrasah di Indonesia.

“Untuk kunjungan ke UIN Jakarta, mereka ingin melakukan diskusi serta observasi terkait pengelolaan Perguruan Tinggi Islam untuk dapat diadaptasi di sejumlah sekolah dan perguruan tinggi di Filipina,” ujar perwakilan Dirjen Pendis Kemenag Edi Suprianto melalui surat elektornik, Selasa(6/9/16).

Selain mengunjungi UIN Jakarta, lanjutnya, mereka juga akan mengunjungi Madrasah Insan Cendikia (MIC) dan lembaga-lembaga di bawah koordinasi Kemenag dari 14-17 September 2016.

“Mereka sudah tiba di Jakarta pada 11 September karena ingin mengetahui perayaan Idul Adha di Indonesia,” imbuh Edi.

Diketahui, ARMM adalah satu-satunya wilayah Islam di Filipina. Departemen Pendidikan di ARMM melayani sekira 735.000 anak-anak yang sebagian besar adalah anak-anak yang berasal dari keluarga Muslim dari mulai dari TK sampai Sekolah Menengah Atas dengan Pendidikan Madaris.

Saat ini Muslim Mindanao atau yang dikenal dengan Muslim Moro sedang memperjuangkan pendidikan yang seimbang untuk anak-anak Muslim di wilayah itu. Di samping itu, mereka juga ingin memastikan anak-anak lulusan Pendidikan Madaris dapat disetarakan dalam sistem pendidikan nasional dan dapat diterima ketika mereka melamar ke tingkat pendidikan yang lebih tinggi. (mf)