Ruang Teater FSH, BERITA UIN Online— Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Jakarta menggelar pelatihan dasar mediasi, pada Rabu-Kamis (3-4/04), bertempat di ruang teater lantai 2 FSH, dan diikuti oleh mahasiswa semester delapan yang berjumlah lebih kurang 450 orang peserta.

Acara yang digelar atas inisiasi FSH UIN Jakarta dan bekerja sama dengan Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung RI tersebut, dibuka langsung oleh Dekan FSH UIN Jakarta Dr Asep Saepudin Jahar.

“Sarjana lulusan FSH harus memiliki kemahiran hukum praktis. Ijazah Anda tidak cukup! Jadikan pelatihan ini jadi sarana peningkatan kapasitas diri. Selain itu, sarjana wajib memiliki kepribadian yang baik. Anda harus bisa mengaji al-Qur’an dan menjadi imam shalat. IPK tinggi juga bukan ukuran utama,” ujar Dosen dan Peneliti Hukum Islam jebolan Mc Gill University Kanada dan Leipzig University Jerman itu.

Di tempat yang sama, Mesraini mengatakan, bahwa sejak akhir tahun 2016, FSH menyiapkan beberapa pelatihan kemahiran hukum bagi mahasiswanya, antara lain Litigasi, Legal Drafting, Contract Drafting, Mediasi, dan Fatwa.

“Pelatihan dasar mediasi adalah salah satu yang ditangan oleh laboratorium dan dilaksanakan tiga kali dalam setahun,” ujar Kepala Laboratorium FSH dan pakar Hukum Keluarga.

Menurut Hidayatulloh MH, Koordinator Laboratorium Hukum Ekonomi, ada 450 mahasiswa yang mendaftar pelatihan dari semua program studi di FSH. Oleh sebab itu, pelatihan dibagi menjadi tiga gelombang dalam setahun. Pelatihan Dasar Mediasi sangat diminati karena berisi materi-materi untuk bekal menjadi profesional di bidang hukum.

“Peserta mendapatkan beberapa materi antara lain, Pengantar Konflik, Bentuk-bentuk Penyelesaian Sengketa, Pengantar Mediasi, Tahapan Mediasi, Merancang Kesepakatan, Prosedur Mediasi di Pengadilan, Keterampilan Teknis dan Simulasi Mediasi,” jelas Hidayatulloh.

Sekadar informasi, Pelatihan Dasar Mediasi selama 12 jam ini, menghadirkan para narasumber antara lain, Dr H Candra Boy Seroza SAg MAg, Ahmad Cholil SH SAg, LLM, dan Rahmat Arijaya SAg, MAg. Pada hari kedua pelatihan, para peserta akan berlatih simulasi mediasi secara berkelompok dengan bimbingan para narasumber. (lrf)

Share This