Daud Effendy: Program KKN Harus Sesuai Kebutuhan Masyarakat

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter: Sumarlin

Aula Madya, UIN Online - Ketua Lembaga Pemberdayaan kepada Masyarakat (LPM) Prof  Dr Daud Effendy mengatakan mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) hendaknya membuat program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Program tersebut terutama yang berkaitan dengan bidang keagamaan dan kebudayaan. Hal itu disampaikan Daud saat memberikan pembekalan kepada 100 orang peserta KKN periode Juli-Agustus 2010, di Aula Madya, Senin, (12/7).

“Contoh program yang baik adalah memberi kesadaran kepada masyarakat tentang dampak negatif kebudayaan Barat yang tidak sesuai dengan kebudayaan kita,” kata Daud memberi tamsil.

Selain itu, Daud juga mengharapkan, mahasiswa dapat membuat program umum seperti mengadakan peringatan Isra’ Mi’raj di bulan Rajab, Memperingati Hari Kemerdekaan 17 Agustus, dan mengadakan kegiatan menanam seribu pohon. “Bagi anggota kelompok yang mempunyai talenta khusus seperti bermain musik khas Islam bisa mengajar dan menghibur masyarakat,” katanya.

Hal yang perlu diperhatikan mahasiswa ketika berada di tengah masyarakat, lanjut Daud, yaitu harus bisa beradaptasi dan memahami kultur sosiologis masyarakat. Di samping itu, mahasiswa juga diharapkan dapat menjalin kekompakan antarkelompok dan bisa menunjukan sikap keilmuan dengan rendah hati.

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan program  yang dijalankan sesuai dengan PP. No. 17 tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan dan Tri Darma Perguruan Tinggi. KKN periode Juli-Agustus akan diikuti sebanyak 1.940 mahasiswa. Lokasi KKN dipusatkan di daerah sekitar Tangerang Selatan (Tangsel). Hal ini bertujuan untuk membangun masyarakat di sekitar kampus, sehingga masyarakat lebih merasakan manfaat keberadaan kampus. []

 

 

Daud Effendy: Program KKN Harus Sesuai Kebutuhan Masyarakat

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter: Sumarlin

Aula Madya, UIN Online - Ketua Lembaga Pemberdayaan kepada Masyarakat (LPM) Prof  Dr Daud Effendy mengatakan mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) hendaknya membuat program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Program tersebut terutama yang berkaitan dengan bidang keagamaan dan kebudayaan. Hal itu disampaikan Daud saat memberikan pembekalan kepada 100 orang peserta KKN periode Juli-Agustus 2010, di Aula Madya, Senin, (12/7).

“Contoh program yang baik adalah memberi kesadaran kepada masyarakat tentang dampak negatif kebudayaan Barat yang tidak sesuai dengan kebudayaan kita,” kata Daud memberi tamsil.

Selain itu, Daud juga mengharapkan, mahasiswa dapat membuat program umum seperti mengadakan peringatan Isra’ Mi’raj di bulan Rajab, Memperingati Hari Kemerdekaan 17 Agustus, dan mengadakan kegiatan menanam seribu pohon. “Bagi anggota kelompok yang mempunyai talenta khusus seperti bermain musik khas Islam bisa mengajar dan menghibur masyarakat,” katanya.

Hal yang perlu diperhatikan mahasiswa ketika berada di tengah masyarakat, lanjut Daud, yaitu harus bisa beradaptasi dan memahami kultur sosiologis masyarakat. Di samping itu, mahasiswa juga diharapkan dapat menjalin kekompakan antarkelompok dan bisa menunjukan sikap keilmuan dengan rendah hati.

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan program  yang dijalankan sesuai dengan PP. No. 17 tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan dan Tri Darma Perguruan Tinggi. KKN periode Juli-Agustus akan diikuti sebanyak 1.940 mahasiswa. Lokasi KKN dipusatkan di daerah sekitar Tangerang Selatan (Tangsel). Hal ini bertujuan untuk membangun masyarakat di sekitar kampus, sehingga masyarakat lebih merasakan manfaat keberadaan kampus. []