Dahlan Iskan Ajak Mahasiswa UIN Jakarta Berwirausaha

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Auditorium Prof Dr Harun Nasution, BERITA UIN Online Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) RI Dahlan Iskan mengajak mahasiswa UIN Jakarta berwirausaha sejak dini.

Demikian nasehat Dahlan Iskan pada Kuliah Umum bertajuk “Membangun Kewirausahaan Mahasiswa Menuju Kemandirian Bangsa,” di Auditorium Prof Dr Harun Nasution, Senin (18/12/2013).

“Bisnis lebih baik dimulai sedini mungkin. Teman-teman yang sudah memulai bisnis sejak dini jauh lebih beruntung karena ekonomi Indonesia di tahun 2022 akan meningkat, antara politik dan ekonomi akan berjalan sendiri-sendiri,” kata pria kelahiran Magetan, 17 Agustus 1951 itu.

Menurutnya, usia 25 tahun merupakan saat tepat untuk berbisnis, masih segar keluar dari kampus. Seandainya harus jatuh, masih punya waktu panjang untuk bangkit kembali. “Nanti ketika berusia 3o tahun, dianggap sudah memiliki modal cukup, kaya pengalaman, pernah jatuh, pernah ditipu atau menipu, dan pikiran yang matang,” paparnya.

Dijelaskannya, untuk menjadi wirausahawan yang sukses perlu tiga tips. “Memiliki kecerdasan intelektual, usia matang, dan fisik yang kuat. Itu syaratnya,” terang CEO grup Jawa Pos itu.

Untuk menopang wirausaha atau menjadi pebisnis, lanjutnya, seseorang perlu mengikuti berbagai pelatihan kewirausahaan yang dapat mendongkrak kecerdasan intelektualnya, sehingga mampu melihat peluang dan mengembangkan strategi bisnis. “Di samping itu, dia juga harus bisa melihat jalan keluar di saat menghadapi masalah yang sangat berbahaya,” tandasnya.

Dahlan menambahkan, segala sesuatu harus mengikuti sunnatullah. Kalau mau menjadi pengusaha besar, harus berawal dari yang kecil, prosesnya harus dilalui, sehingga ketika sudah mencapai puncak kesuksesan sudah matang dan tahan banting.

Di sela-sela pemaparannya, pengusaha Indonesia kawakan itu memberikan kejutan dengan mengajukan pertanyaan kepada peserta tentang berapa rata-rata pendapatan perkapita rakyat Indonesia sekarang ini.

“Yang bisa menjawab, saya berikan hadiah uang 1 juta rupiah dari uang saya sendiri, bukan uang negara dengan syarat harus mahasiswa bukan dosen,” kata mantan Dirut PLN yang tidak pernah mengambil uang gajinya selama masa jabatannya itu.

Peserta yang berhasil menjawab adalah Zaki Mubarok, mahasiswa semester 6 Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi dan berhak mengantongi hadiah uang tunai yang sudah dijanjikan. “Saya kecopetan 1 juta,” kata Dahlan bergurau diiringi gemuruh tawa peserta. (Muhammad Furqon)