Center for the Study of Religion and Culture (CSRC) UIN Jakarta kembali menggelar seminar nasional bertemakan Penguatan Pendidikan Karakter Melalui Pendidikan Agama Dan Keagamaan Dalam Perspektif Permendikbud No. 23 Tahun 2017. Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu-Kamis (26-27/07) tersebut, bertempat di Hotel Grantage BSD City Serpong.

Gedung CSRC, BERITA UIN Online— Center for the Study of Religion and Culture (CSRC) UIN Jakarta kembali menggelar seminar nasional bertemakan Penguatan Pendidikan Karakter Melalui Pendidikan Agama Dan Keagamaan Dalam Perspektif Permendikbud No. 23 Tahun 2017. Kegiatan yang dilaksanakan  pada Rabu-Kamis (26-27/07) tersebut, bertempat di Hotel Grantage BSD City Serpong.

Direktur CSRC UIN Jakarta, Irfan Abubakar MA di ruang kerjanya kepada BERITA UIN Online mengatakan, kegiatan seminar ini dilatarbelakangi oleh kehadiran Peranturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 23 Tahun 2017, tentang hari sekolah pada tanggal 12 Juni 2017 yang telah menimbulkan kontroversi dan polemik di tengah-tengah masyarakat.

“Maka dari itu, menjadi signifikan untuk diadakannya forum dialog antar berbagai pihak dalam rangka memperjelas konsep, gagasan, paradigma, dan praktik penguatan pendidikan karakter khususnya melalui pendidikan agama dan keagamaan lewat Permendikbud No. 23 Tahun 2017,” tandas Irfan.

Masih menurut Irfan, hal tersebut penting dilakukan untuk menemukan kesamaan persepsi dan langkah bersama atas rencana penguatan pendidikan karakter khususnya di lingkungan dua instansi pemerintah yaitu Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementrian Agama yang berhubungan langsung dengan program tersebut.

“Kegiatan ini diharapkan bisa memberikan manfaat bagi terciptanya kebijakan pendidikan yang lebih mengedepankan penguatan nilai dan karakter anak didik, sehingga mampu menjadi manusia pemimpin masa depan yang lebih bertanggungjawab,” harap irfan.

Seminar tersebut dihadiri oleh Kepala Pusat Puslitbang Penda Kementrian Agama, Prof Dr Amsal Bahtiar MA ini, menghadirkan sejumlah narasumber kompeten dibidang pendidikan seperti Hamid Muhammad MSc PhD (Dirjen Dikdasmen Kemendikbud), Ir Hendarman PhD (Kepala Pusat Penelitian dan Kebijakan Kemendikbud), Dr Tjipto Sumadi (Mantan Kepala Pusat Kurikulum dan Perbukuan Kemendikbud) dan para nara sumber kompeten lainnya.

Acara yang berjalan hangat tersebut, diikuti sedikitnya 75 orang peserta dari berbagai kalangan. Seperti lembaga kementerian terkait, lembaga pendidikan, dan ormas keagamaan, akademisi, praktisi pendidikan, peneliti dan tokoh masyarakat ini diharapkan mampu menjadi media sosialisasi pentingnya penguatan pendidikan karakter bagi anak-anak didik, terutama dikaitkan dengan kehadiran Permendikbud Nomor 23 tahun 2017. (lrf/Saa).

 

Share This