Serpong, BERITA UIN Online—Center for the Study of Religion and Culture (CSRC) UIN Jakarta dan Konrad-Adenauer-Stiftung (KAS) dengan dukungan Uni Eropa kembali mengadakan kegiatan Pesantren For Peacedi Soll Marina Hotel, Serpong, Kamis-Minggu(19-22/11). Pelatihan keempat ini menyasar para santri di daerah Jakarta dan sekitarnya. Ungkap Sarah Sabrina Hasbar, Manager program Pesantren for Peace.

Direktur CSRC UIN Jakarta Irfan Abu Bakar menyampaikan, peningkatan pemahaman perdamaian di beberapa tempat telah dilaksanakan, para peserta akan diikutsertakan dalam kunjungan lapangan ke berbagai tempat yang terdapat konflik. Serta bagaimana peserta mampu menyerukan untuk bersama membumikan semangat cinta damai di pesantren.

“Peserta (Santri) yang berasal dari berbagai pesantren di Jakarta dan Sekitarnya mampu menjadi pion terdepan dalam menularkan virus-virus perdamaian, sehingga pada akhirnya mampu menebarkan virus perdamaian tersebut dikalangan internal dan eksternal pesantren,” ujar Irfan.

Dalam laporannya, koordinator program Pesantren for Peace, Idris Hemay memaparkan, secara keseluruhan ada 30 santri yang menjadi peserta training. Mereka berasal dari 30 Pesantren yang tersebar di sekitar Jakarta, seperti Kota Tangerang, Kab. Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kambupaten Bogor, dan Kabupaten Serang.

Idris melanjutkan, ke-30 peserta dibimbing oleh trainer dan fasilitator, mereka Ustad Miftah Farid (Ponpes An-Nuqtah), Ustad Muhammahd Arsan (Ponpes Madinatunnajah), Ustadzah Nurul Khariroh (Ponpes Nur Medina), Ustadz Afthon Lubbi Nuriz (Ponpes Darunnajah), Ustadz Muhammad Mahsun (Ponpes Nurul Huda), dan Ustadz Zulkarnaen (Ponpes Nur Medina). (TAM/LRF)

Share This