Cloud Computing, Solusi Efisien bagi Perusahaan dan Organisasi

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter: Hamzah Farihin

Auditorium NICT, BERITA UIN Online - Kata “cloud computing” bagi sebagian orang mungkin masih asing di telinga, namun bagi para ahli information technology (IT), teknologi baru yang diluncurkan setahun lalu itu, sudah tak asing lagi. Terlebih manfaat teknologi ini sangat besar, baik bagi perusahaan maupun organisasi. Dengan aplikasi ini, pengguna tak perlu memikirkan infrastruktur teknologi. Cukup berlangganan satu atau lebih layanan yang dibutuhkan dengan pembayaran dilakukan per layanan melalui internet, pengguna sudah bisa menikmati manfaat cloud computing secara efisien.

Pernyataan tersebut disampaikan penasihat teknik Microsoft Indonesia Darmawan Suandi dalam Seminar dan Workshop In Conjuntion With National ICT Expo 2011 yang digelar National Information and Communication Technology (NICT) dan Prodi SI/TI Fakultas Sains dan Teknologi (FST) di Auditorium NICT, Senin (14/11).

Cloud computing adalah teknologi yang menggunakan internet dan server pusat yang jauh untuk menjaga atau mengelola data dan aplikasi. Cloud computing juga membantu konsumen dan pebisnis untuk menggunakan aplikasi tanpa melakukan instalasi, mengakses file pribadi mereka di komputer manapun dengan akses internet. Teknologi ini memungkinkan efisiensi lebih dengan memusatkan penyimpanan, memory, pemrosesan, dan bandwich.

Menurut Darmawan, untuk memanfaatkan servis ini, para pengguna IT atau user, tak perlu lagi memikirkan infrastruktur teknologi, men-training tenaga ahli atau membeli lisensi sebuah software. Cukup berlangganan, segala manfaat teknologi cloud computing sudah bisa digunakan.

“Contoh cloud computing yaitu Yahoo atau Gmail. Anda tidak perlu software atau server untuk menggunakannya. Semua konsumen hanya perlu koneksi internet dan mereka dapat mulai mengirimkan email. Software manajemen email semuanya ada di cloud atau internet dan secara total dikelola oleh provider seperti Yahoo dan Google. Konsumen hanya perlu menggunakan software itu sendiri dan menikmati manfaatnya,” terangnya.

Analoginya, lanjut dia, jika seseorang membutuhkan susu, kenapa harus membeli sapi. Karena yang dibutuhkan adalah manfaat menggunakan software atau hardware seperti mengirim email. Hanya untuk mendapatkan manfaat ini (susu) mengapa konsumen harus membeli sapi (software dan hardware).

Cloud computing dipecah ke dalam tiga segmen yaitu aplikasi, platform, dan infrastruktur. Setiap segmen memberikan tujuan dan penawaran produk yang berbeda untuk pebisnis dan individual di seluruh dunia.

Bahkan, lanjut dia, cloud services menyediakan sejumlah opsi layanan yang terdiri atas private cloud yang menawarkan eksklusivitas dengan on-demand cloud service, hybrid cloud yang menawarkan fleksibiltas layanan atau public cloud yang memungkinkan infrastructure as a services (IaaS) hingga aplikasi bisnis dapat diakses melalui jaringan internet dalam bentuk service on-demand. Dengan konsep pay as you GROW, pelanggan cloud services hanya membayar sesuai kebutuhan bisnisnya.

“Transformasi pelanggan menuju cloud service dijamin aman,” tambah dia.

Pengertian aman dalam layanan cloud services, yaitu jaminan dalam hal platform teknologi, data pribadi, jaminan ISO dan cloud security alliance, affordable karena biayanya terjangkau, flexible dengan kemampuan skalabilitas tinggi, serta excellent dalam hal performansi, support dan pengalaman.[]