China akan Belajar Pendidkan Islam dengan UIN Jakarta

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Ruang Sidang Utama, BERITA UIN Online--Pemerintah China akan menjalin kerjasama dan belajar dalam bidang pendidikan Islam dengan UIN Jakarta. Kerjasama tersebut digagas  dalam rangka usaha China mengajarkan pendidikan Islam  kepada warga muslim di negara Tirai Bambu itu.

“UIN Jakarta sebagai motor pendidikan Islam di Indonesia. Maka kami ingin belajar dari sini (UIN Jakarta, red),”ujar Wakil Menteri Agama ( Wamenag) China Zhang Lebin di Ruang Sidang Utama Gedung Rektorat, Lt. 2, Selasa (31/7).

Sebagai tindak lanjut peningkatan hubungan bilateral antar dua negara, maka secara resmi Pemerintah China mendorong kerjasama ini segera terwujud. “Saya atas nama Departemen Agama China mendukung hubungan dan kerjasama pendidikan Islam Indonesia dengan China,”sambung dia.

Menurutnya, Pemerintah China sebenarnya sudah memberikan perhatian pendidikan Islam kepada  warga muslim China. Namun, sebagai usaha untuk meningkatkan hubungan dengan warga muslim China dengan Indonesia, terutama dengan masyarakat muslim Indonesia, maka kerjsama ini perlu ditingkatkan. “Tentu di negara kami pendidikan Islam sudah berjalan. Tapi kita perlu mempelajari lebih dalam,”katanya.

Ditegaskannya, pemerintah  China memberikan kebebasan beragama kepada seluruh warganya, termasuk kepada  warga muslim  yang berjumlah sekitar 21 juta orang. Untuk kepentingan itu pula, terang Zhang, pihaknya membawa sejumlah tokoh muslim China ke Indonesia untuk bertemu dengan tokoh-tokoh muslim Indonesia dan berkunjung ke sejumlah perguruan tinggi Islam.

Beberapa tokoh muslim China yang turut datang ke Indonesia, antara lain Wakil Ketua Provinsi Otonom Xinjiang Uygur Jiaper Abibula, Wakil Presiden Perhimpunan Islam China Adilijiang Ajikelimu, dan beberapa stafnya.

Di tempat yang sama Rektor Prof Dr Komaruddin Hidayat mendukung atas rencana kerjasama tersebut. “Setelah ini kami akan membuat nota kesepahaman (Momorandum of Understanding/MoU) dengan universitas di sana,”katanya.

Rektor menambahkan, peningkatan dan hubungan kerjasama antara Indonesia dengan China dalam bidang pendidikan itu sangat penting. Alasannya, dengan pendidikan Islam yang baik, maka warga muslim China akan merasakan perhatian dari pemerintahnya sebagaimana Pemerintah Indonesia memperhatikan pendidkan Islam bagi warganya.

Acara audiensi yang berlansung selama 1,5 jam ini dihadiri Pembantu Rektor  Bidang Akademik Prof Dr Moh Mtsna HS, Pembantu rektor Bidang Administrasi Umum Prof Dr Amsal Bakhtiar, para kepala biro, sejumlah dekan, dan para undangan.  (D antariksa/Saifudin)