Calon Mahasiswa Non-Reguler Ikuti Ujian Wawancara

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter: Luthfi Destianto

 

Gedung Akademik, UINJKT Online – Setelah dua hari sebelumnya mengikuti ujian tulis, hari ini, sedikitnya 1146 calon mahasiswa Program Non-Reguler UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, mengikuti Ujian Wawancara di Gedung Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK).

 

“Ujian ini dimaksudkan untuk mengetahui kemampuan calon mahasiswa dalam pengetahuan agama, wawasan keilmuan, dan sebagai matrikulasi,” ujar Kepala Bagian Akademik Marzuki Mahmud MA saat ditemui UINJKT Online di ruang kerjanya, Kamis (28/8).

 

Ujian wawancara ini, lanjut Marzuki, merupakan bagian yang tak terpisahkan dalam proses Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) Program Non-Reguler. Selain ujian wawancara, tahapan lain yang harus dilalui calon mahasiswa UIN Jakarta adalah pemeriksaan kesehatan.

 

Kelulusan calon mahasiswa ditentukan oleh nilai hasil ujian tulis dan wawancara. Nilai yang diperoleh dalam ujian wawancara ini akan digabungkan dengan nilai ujian tulis yang telah dilakukan sebelumnnya. Melalui proses seleksi ini, Marzuki berharap, UIN Jakarta akan mendapatkan mahasiswa yang memiliki kecerdasan intelektual dan emosional. [Nif/Ed]

Calon Mahasiswa Non-Reguler Ikuti Ujian Wawancara

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter: Luthfi Destianto

 

Gedung Akademik, UINJKT Online – Setelah dua hari sebelumnya mengikuti ujian tulis, hari ini, sedikitnya 1146 calon mahasiswa Program Non-Reguler UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, mengikuti Ujian Wawancara di Gedung Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK).

 

“Ujian ini dimaksudkan untuk mengetahui kemampuan calon mahasiswa dalam pengetahuan agama, wawasan keilmuan, dan sebagai matrikulasi,” ujar Kepala Bagian Akademik Marzuki Mahmud MA saat ditemui UINJKT Online di ruang kerjanya, Kamis (28/8).

 

Ujian wawancara ini, lanjut Marzuki, merupakan bagian yang tak terpisahkan dalam proses Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) Program Non-Reguler. Selain ujian wawancara, tahapan lain yang harus dilalui calon mahasiswa UIN Jakarta adalah pemeriksaan kesehatan.

 

Kelulusan calon mahasiswa ditentukan oleh nilai hasil ujian tulis dan wawancara. Nilai yang diperoleh dalam ujian wawancara ini akan digabungkan dengan nilai ujian tulis yang telah dilakukan sebelumnnya. Melalui proses seleksi ini, Marzuki berharap, UIN Jakarta akan mendapatkan mahasiswa yang memiliki kecerdasan intelektual dan emosional. [Nif/Ed]