Buka FSDAL, UIN Jakarta Teken MoU dengan PT Chevron

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Ruang Diorama, BERITA UIN OnlineTepat pukul 10.55 WIB, bertempat di Ruang Diorama, UIN Jakarta menandatangani Nota Kesepahaman dengan PT Chevron Pacific Indonesia tentang pembentukan Fakultas Sumber Daya Alam dan Lingkungan (FSDAL).

Penandatanganan Nota Kesepahaman itu dilakukan langsung Rektor UIN Jakarta Prof Dr Komaruddin Hidayat, dan Presiden Direktur PT Chevron Ir A Hamid Batubara MBA mewakili Chevron.

Penandatangan Nota Kesepahaman itu disaksikan para wakil rektor, sejumlah dekan, kepala biro, dan direktur Chevron, serta  sejumlah guru besar dan dosen Institut Teknologi Bandung (ITB).

Nota Kesepahaman ini meliputi kerja sama pembentukan empat program studi (prodi) yang berada di FSDAL, yaitu, Teknik Pertambangan, Teknik Perminyakan dan Teknik Geofisika, serta Feologi.

“PT Chevron memberikan bantuan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, serta pemberian beasiswa bagi dosen dan mahasiswa,” ujar Wakil rektor Bidang Kerja Sama Dr Jamhari membacakan ringkasan Nota Kesepahaman.

Jamhari berharap berharap, pada tahun akademik 2014, FSDAL sudah berdiri dan menerima mahasiswa baru. “Mudah-mudahan tahun depan sudah bisa dibuka,” terangnya.

Rektor dalam sambutannya mengatakan, UIN Jakarta mengapresiasi kerja sama tersebut, karena saat ini fakultas tersebut sangat diperlukan bangsa Indonesia. “Kami gembira sekali dengan Momorandum of Understanding (MoU) ini,”ujarnya.

Menurutnya, MoU ini dilatarbelakngi atas kebutuhan bangsa Indoensia terhadap sumber daya manusia (SDM) dalam bidang Sumber Daya Alam dan Lingkungan yang sangat minim. “Sebagai perguruan tinggi, UIN Jakarta terdorong untuk menyiapkan tenaga dan sarjana yang ahli di bidang itu,” terang dia.

Dengan pendirian FSDAL di UIN Jakarta diharapkan menjadi sinyal bagi Kementerian Agama dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, bahwa UIN Jakarta dapat berkontribusi tidak saja pada  bidang keagamaan, tetapi juga pada masalah-masalah yang lebih luas, seperti energi dan lingkungan.

Sementara Hamid menyatakan, pihaknya mendukung atas kerja sama tersebut dan akan berkomitmen sebaik mungkin. “Terima kasih atas keprcayaan UIN Jakarta bekerja sama dengan kami,” katanya.

Ia menambahkan, MoU dengan UIN Jakarta merupakan kerja sama ketiga setelah sebelumnya Chevron meneken MoU serupa dengan ITB dan UGM. “Ini yang ketiga,” tandasnya. (D Antariksa/Saifudin)