Boyke: Pelihara Diri dari Pergaulan Bebas

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter: Jaenudin Ishaq

Auditorium Utama, UIN Online - Pakar seksologi Dr Boyke Dian Nugraha mengatakan, terjangkitnya kanker reproduksi wanita umumnya diakibatkan dari perilaku seks yang tidak sehat dengan cara berganti-ganti pasangan dalam melakukan hubungan seksual. Di samping itu juga karena pola makan yang kurang sehat.

Hal itu dikatakan Boyke dalam seminar kesehatan nasional yang diadakan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Koprs Suka Relawan (KSR) Unit UIN Jakarta di Auditorium Utama, Senin (22/3).

“Berikan informasi sebanyak-banyaknya pada masyarakat tentang pola hidup sehat, serta pentingnya diteksi dini. Penyakit kanker biasanya disebabkan kebiasaan hidup yang salah, dan lingkungan yang tercermar,” ujarnya di hadapan peserta yang mayoritas mahasiswi se-Jabotabek dan Tangsel.

Boyke menjelaskan, dibanding kanker payudara dengan kanker serviks (mulut rahim) yang sering ditemukan pada wanita yaitu terjangkit kanker serviks. Meski demikian kanker serviks dapat dideteksi pada keadaan dini. “Jika diketahui dalam keadaan dini, dipastikan kesembuhannya akan mencapai 100 persen,” jelasnya.

Ia menyebutkan kanker serviks dapat dicegah yaitu pertama, memakan makanan yang bergizi, rendah lemak, kadar protein tinggi kedua, hindari merokok ketiga, hindari setres keempat, perilaku seks yang sehat, dan kelima, rajin berolah raga.

“Sehingga tidak terjadi suami yang mencari wanita di luar rumah hanya untuk memenuhi hasratnya,” tutur dokter yang juga konsultan seks di salah satu media Ibu Kota. Menurutnya, suami terkadang mencari pelarian seksnya kepada wanita lain di antaranya disebabkan kurangnya wanita menjaga kebersihan pada organ intimnya.

Ia juga mengingatkan kepada peserta seminar, untuk selalu menjaga pergaulan dalam berpacaran. Baginya, seorang wanita tetap menjaga pergaulan dalam berpacaran. “Pacaran boleh – boleh saja, asal kita harus dapat menjaga diri jangan sampai kebablasan,” tukasnya. []

Boyke: Pelihara Diri dari Pergaulan Bebas

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter: Jaenudin Ishaq

Auditorium Utama, UIN Online - Pakar seksologi Dr Boyke Dian Nugraha mengatakan, terjangkitnya kanker reproduksi wanita umumnya diakibatkan dari perilaku seks yang tidak sehat dengan cara berganti-ganti pasangan dalam melakukan hubungan seksual. Di samping itu juga karena pola makan yang kurang sehat.

Hal itu dikatakan Boyke dalam seminar kesehatan nasional yang diadakan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Koprs Suka Relawan (KSR) Unit UIN Jakarta di Auditorium Utama, Senin (22/3).

“Berikan informasi sebanyak-banyaknya pada masyarakat tentang pola hidup sehat, serta pentingnya diteksi dini. Penyakit kanker biasanya disebabkan kebiasaan hidup yang salah, dan lingkungan yang tercermar,” ujarnya di hadapan peserta yang mayoritas mahasiswi se-Jabotabek dan Tangsel.

Boyke menjelaskan, dibanding kanker payudara dengan kanker serviks (mulut rahim) yang sering ditemukan pada wanita yaitu terjangkit kanker serviks. Meski demikian kanker serviks dapat dideteksi pada keadaan dini. “Jika diketahui dalam keadaan dini, dipastikan kesembuhannya akan mencapai 100 persen,” jelasnya.

Ia menyebutkan kanker serviks dapat dicegah yaitu pertama, memakan makanan yang bergizi, rendah lemak, kadar protein tinggi kedua, hindari merokok ketiga, hindari setres keempat, perilaku seks yang sehat, dan kelima, rajin berolah raga.

“Sehingga tidak terjadi suami yang mencari wanita di luar rumah hanya untuk memenuhi hasratnya,” tutur dokter yang juga konsultan seks di salah satu media Ibu Kota. Menurutnya, suami terkadang mencari pelarian seksnya kepada wanita lain di antaranya disebabkan kurangnya wanita menjaga kebersihan pada organ intimnya.

Ia juga mengingatkan kepada peserta seminar, untuk selalu menjaga pergaulan dalam berpacaran. Baginya, seorang wanita tetap menjaga pergaulan dalam berpacaran. “Pacaran boleh – boleh saja, asal kita harus dapat menjaga diri jangan sampai kebablasan,” tukasnya. []