Ruang Diorama, BERITA UIN Online – Baitul Mal wa Tamwil (BMT) Syahida, salah satu badan usaha milik Ikatan Alumni UIN (KALUIN) Jakarta,menggelar Rapat Anggota Tahun (RAT) ke-2 tahun 2017 di Ruang Diorama, Jumat (7/4/2017). Agenda RAT yang dihadiri para pengurus BMT itu di antaranya melaporkan pertanggungjawaban kinerja dan mengevaluasi hasil kinerja tahun 2016 serta menyusun program kerja tahun 2017.

Ketua BMT Syahida Dr Euis Amalia dalam laporannya menyebutkan, sebagai lembaga keuangan syariah kinerja dan performa BMT selama lebih dari dua tahun sejak dibentuk telah berhasil membawa perubahan berarti. Perubahan itu di antaranya BMT telah memberikan manfaat dan jasa layanan keuangan bagi masyarakat, khususnya para usaha kecil dan menengah (UKM). Selain itu BMT Syahida hingga kini juga terus mengupayakan implementasi praktik dan implementasi akad syariah di ranah koperasi.

“Ke depan kami berharap BMT Syahida dapat bermanfaat lebih luas bagi masyarakat kampus dan sekitarnya, terutama masyarakat wirausaha mikro dan kecil,” katanya.

Meski demikian, menurut dosen ekonomi syariah Fakultas Syariah dan Hukum UIN Jakarta tersebut, selama pengelolaan bukan berarti tanpa kendala. Namun, berkat tekat yang kuat dan soliditas dari pengurus, semua kendala tadi dapat dilalui dengan baik.

Pengurus, lanjutnya, terus berusaha melakukan perbaikan dan pengembangan secara berkesinambungan pada semua bidang, baik aspek organisasi maupun usaha. Di antaranya dengan mengupayakan tercipta lingkungan pengelola dan juga anggota yang mampu menjunjung tinggi kepada empat prinsip dasar bermuamalat, yakni jujur (shiddiq), transparan (tabligh), dapat dipercaya (amanah), dan profesional (fathanah).

“Semua itu tentu hanya dapat tercapai berkat dukungan dan kerja sama dari berbagai pihak, baik internal maupun eksternal,” ujar Euis. (ns)

 

Share This